Masih ingat berita terbaru sekarang, “Mahasiswi UI Dibunuh” diduga menjadi korban pembunuhan serta perampokan seperti yang dilansir oleh harian Kompas pada hari ini, jum’at (1/2). Dan masih banyak cerita lainnya yang menjadi objek mahasiswa UI dari kasus-kasus kriminal (penodongan, pembunuhan, perampokan dan pelecehan) yang akhirnya menghabiskan nyawa si korban yang tidak bersalah tersebut. Sebut saja mahasiswa Fasilkom yang dirampok di hutan FISIP masih dalam lingkungan UI pada bulan April tahun 2005 serta berbagai kejadian lainnya yang mungkin belum begitu terekspos dalam kancah civitas akademisi untuk dibawa dalam sebuah wacana umum.
Berita kematian mahasiswi Fisip angkatan 2006 ini salah satunya menjadi bagian dimana kondisi keamanan kota Depok semakin terguncang, terlebih menjadi salah satu kota yang pada penduduk dengan salah satunya keberadaan UI di kota tersebut. Mall, pusat perbelanjaan, mahasiswa dan segala macam pergulatan kehidupan kota Depok semakin bertambah. Belum lagi angka kriminal yang semakin hari semakin meningkat serta pertumbuhan ekonomi yang membuat rakyat makin tercekak leher.
Inti dari sisi lain adalah ketika kita melihat dalam dunia pendidikan, terlebihnya dengan keberadaan UI ditengah kota Depok yang membuat keadaan semakin ramai. Selain itu juga UI yang menjadi salah satu universitas BHMN menjadi sebuah universitas yang menerapkan otonomi secara khusus untuk mengelola diri sendiri serta menjadi terbuka bagi umum.
Ada baiknya juga untuk saat ini mahasiswa tidak menjadi stakeholder lagi, karena bisa jadi segala omongan hanya sebatas omongan saja. Toh seluruh mahasiswa adalah pemeran dalam arti penuh sebagai objek otonomi kampus. Jadi, selayaknya UI untuk ikut serta menciptakan keamanan yang lebih dinamis dan bermartabat tinggi walkhusus dalam lingkungan sendiri.[AF]
Sumber foto : http://www.istockphoto.com

























29 September, 2008 at 11:40 |
ko bisa gitu seorang maha siswa yang tega dan kejam
29 September, 2008 at 11:46 |
jadikan yang baru itu saudara mu