Aksi FMN Tolak Kenaikan BOP UI

Rabu (6/7) pagi kampus UI sudah ditebarkan dengan isu aksi, di pelataran stasiun kereta UI terdapat beberapa kotak hitam yang disusun oleh beberapa mahasiswa. Gerangan apa yang terjadi?, pagi itu belum kelihatan.

Tepat pada jam 11.30 WIB, segerombolan mahasiswa yang menamakan diri dengan Forum Mahasiswa Nusantara (FMN) yang (merupakan mahasiswa yang berasal dari berbagai daerah dari mulai Aceh, Purworejo, Banten, Surabaya, Maluku, CIlacap hingga Papua - Monitor Depok) melakukan aksi dengan menolak serta memprotes kebijakan UI dalam masalah BOP tahun 2008 ini. Aksi yang diwarnai saling kejar mengejar dengan para satgas pengaman kampus (satpam) ini juga terjadi adegan pukul-pukulan.

Dari berbagai media yang memuat berita tersebut sampai di beberapa stasiun televisi juga terlihat aksi-aksi kekerasan tersebut. Para mahasiswa yang tergabung dalam FMN sempat menduduki bundaran psikologi UI dengan menanggalkan jaket kuning (jakun) pada tugu makara yang terdapat di tengah taman.

Dalam berbagai bentuk tulisan dan spanduk mereka menuliskan: Tolak Penyesuaian (Kenaikan) BOP; Tuntut Transparansi Kebijakan Rektorat; Tuntut Reorientasi Kerja BEM UI, Jangan Jadi Kacung Rektorat.

Aksi demo yang digencarkan oleh FMN ini sebelumnya tidak mendapat izin dan pemberitahuan kepada pihak kampus. Sehingga berbuah kericuhan yang sepatutnya tidak perlu terjadi. Dalam kesempatan yang sama juga para pendemo berhasil berdialog dengan Arman Nefi, Kepala Sub Direktorat Kegiatan Penalaran, K2N dan Pengembangan Soft Skill dari Direktorat Kemahasiswaan UI.

Dari hasil dialog tersebut, terlihat bahwa para mahasiswa belum memahami betul draf secara detil tentang pemberlakuan kenaikan BOP ini dengan prinsip subsidi silang, dimana antara mahasiswa yang berekonomi rendah harus melewati proses demi proses untuk membiayai sesuai dengan kesanggupannya.

Klarifikasi

Kami atas nama Silaturrahmi Mahasiswa Nanggroe Aceh Darussalam Universitas Indonesia (SAMAN UI) tidak tergabung dalam forum tersebut, mohon kepada pihak-pihak yang bertanggung jawab tidak melakukan aksi claim terhadap simpul-simpul daerah yang berada di UI. Ini bisa membuat citra dan komunitas lainnya terpuruk karena aksi-aksi diluar tanggung jawab pihak tersebut.

Sumber lainnya:
- Liputan6
- Monitor Depok
- Kompas

2 Responses to “Aksi FMN Tolak Kenaikan BOP UI”

  1. zulfikrie (aneuk Lhokseumawe) Says:

    ehm…… nah ini yang jadi masalah nya…. setiap mahasiswa semestinya memahami setiap aksi yang akan dilakukan dan memiliki landasan yang jelas.. mengerti apa yang akan masalah yang perlu ditentang, nah banyak dari kita sebagai mahasiswa asal yang namanya demo hajar aja.. walaupun akhirnya akan ada penyesalan…. nie yang sering kita lihat,

    back to topik…
    setiap kebijakan yang dilakukan yang namanya BOP. saya rasa tu melalui beberapa kebijakan dan beberapa penyesuaian serta pertimbangan…. gak mungkin diputuskan tanpa melalui proses tersebut…. nurut me kenaikan BOP tu cukup beralasan dan masuk logika karena yang perlu kita sadari bahwa semua sekarang dah mahal baik apapun apalagi belakangan nie BBM aja dah naik….

    eh kok disamain BBM dengan pendidikan, bukan disamain tapi kita gak bileh menekan pendidikan menjadi gratis sedangkan subsidi dari pemerintah sangat kecil yang gak mungkin tercover semua nya… jadi dengan dinaik kan BOPnya jadi ada sesuatu yang bisa dijadikan timbal balik.. bagi yang mahasiswa berada atau elite.. selain harus membayar BOP dengan jumlah dana sekian dia juga bisa memanfaatkan fasilitas dengan layak dan cukup, sedangkan bagi kalangan yg berada dikalangan bawah mendapatkan subsidi yang bisa melanjutkan kuliah nya.. dan bisa menikmati apa yang dinikmati oleh kalangan elite….

    jadi adil khan… nah kenaikan itu tidak menyelahkan kebijakan dan bukan suatu yang dikatakan transparansi namun.. sebuah kebujakan yang harus dilakukan dan menguntungkan semua pihak… coba dikaji secara lebih dari segi positif biar tidak konyol nanti akhir nya. :D

    buat segenap aneuk aceh terutama SAMAN UI coba di kecapi dengan lebih bijak karena lage bahasa ureung geutanyoe peugah
    “GROB CANGGUK GROB CEMBLE, MELEUPAH GROB MEU TAPAP TEUK ASEE”

    tanyoe hanya but ta meu nuntut dan kaum intelektual jelas jika kita setiap melangkah cermati dulu langkah tersebut…

    seperti kata diatas berita ini ;

    terlihat bahwa para mahasiswa belum memahami betul draf secara detil tentang pemberlakuan kenaikan BOP ini dengan prinsip subsidi silang, dimana antara mahasiswa yang berekonomi rendah harus melewati proses demi proses untuk membiayai sesuai dengan kesanggupannya.

    hoe ka neuk ba muka teuh…. malu lah tau pun gak dah bilang ini bilang gitu…..

    oh no manteng…
    SAMAN UI…. hati hatilah dalam melangkah… klarifikasi dulu setiap isu yang ada di kampus kalian..

    by zulfikrie (UNIMAL)

  2. SAMAN UI Says:

    > Zulfikrie
    Sebuah masukan yang sangat menonjol untuk dapat dipertimbangkan dengan kepala dingin, namanya juga pendidikan. Hana peng kakeuh lah!

Leave a Reply