Fahmil Quran Ciptakan Generasi Berprestasi

2009 June 29

Rasa haru dan kecewa menyelimuti arena digelarnya Cabang Fahmil Quran di Gedung Olah Seni (GOS) Takengon, Kabupaten Aceh Tengah, Minggu (28/6) siang. Sejumlah peserta terlihat ada yang menitikkan air mata karena terharu dengan prestasi yang diraihnya dan ada pula yang menangis kecewa karena tidak mampu merebut posisi juara.

Dalam, suasana haru-biru yang diiringi dengan suara sorak-sorai dan tepuk tangan penonton, menandai bahwa perlombaan Cabang Fahmil Quran, di Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XXIX tingkat Provinsi Aceh di Takengon telah berakhir.

Akhir dari perlombaan ini, telah melahirkan putra-putri Aceh yang berkualitas dan memiliki prestasi membanggakan, untuk daerah asal mereka dan juga untuk Provinsi Aceh secara keseluruhan. Namun, untuk meraih kesuksesan dan prestasi tidak segampang membalikan telapak tangan melainkan dengan usaha belajar dan relajar dengan keras.

“Di samping belajar, semangat dan dorongan dari orang tua yang terus memberikan dukungan sehingga kami mampu meraih juara seperti sekarang ini,” ujar Rahmadi, remaja berkulit putih, bertubuh sedang mengenakan peci hitam, kepada Serambi, seusai digelarnya perlombaan final Cabang Fahmil Quran ini, kemarin.

Rahmadi yang ditemani oleh sejawat satu timnya Mulyadi dan Fadhlurahman, merupakan peserta yang berhasil menjuarai Cabang Fahmil Quran Putra dari Kafilah Aceh Tengah pada MTQ XXIX tingkat Provinsi Aceh di Kota Takengon, Kabupaten Aceh Tengah. Ketiga remaja ini, berhasil menoreh prestasi setelah mengikuti tiga kali perlombaan, mulai dari babak penyisihan hingga babak final. Sejak babak penyisihan lalu, perjalanan tiga sekawan ini berjalan mulus hingga akhir perlombaan dan menuai kemenangan. “Jauh-jauh hari sebelum berlangsungnya even ini, selain diberikan bimbingan juga kami harus belajar sendiri-sendiri,” sebut Rahmadi.

Upaya Rahmadi, Mulyadi dan Fadhlurahman, dengan terus relajar tidak sia-sia, di ajang MTQ XXIX tingkat Provinsi Aceh ini, mereka berhasil meraih prestasi membawa harum nama daerah Kabupaten Aceh Tengah, yang menjadi tuan rumah. Ketiga remaja yang dibimbing oleh Drs Armas ini, meskipun telah meraih predikat juara pertama di MTQ XXIX Aceh, akan berupaya terus memupuk kemampuan untuk meraih prestasi di ajang yang lebih bergengsi yakni tingkat nasional. “Kami tidak cepat puas dengan prestasi ini, karena masih banyak ajang yang lebih besar untuk diikuti,” ungkap remaja ini sambil tersenyum.

Namun di balik prestasi yang telah diraih ketiga remaja ini, tidak terlepas dari dukungan para orang tua mereka yang terus mendorong dan memberi dukungan. Seperti diungkapkan Mulyadi, dukungan orang tuanya untuk meraih prestasi yang telah diraihnya sangat besar bahkan tidak terukur nilainya. “Dukungan orang tua kami tidak terhitung nilainya, presatasi ini diraih karena besarnya dukungan mereka,” ujar Mulyadi bangga.

Usai berbincang dengan ketiga remaja yang tergabung dalam tim kafilah Aceh Tengah, Serambi menyambangi tiga orang gadis berwajah cantik, yang tengah dibalut rasa haru karena berhasil merebut juara di babak final Cabang Fahmil Quran. Tiga orang gadis ini, yang belakangan diketahui memiliki nama Suciana, Nurul Nalilah dan Meutia Usman, merupakan peserta Cabang Fahmil Quran Putri asal Aceh Besar, yang berhasil menduduki juara pertama. “Dari awal kami yakin dengan kemampuan sendiri, sehingga termotivasi untuk merebut juara,” sebut Suciana mantap. | serambinews

No comments yet

Leave a Reply

Note: You can use basic XHTML in your comments. Your email address will never be published.

Subscribe to this comment feed via RSS