21 Tahun Menderita Lumpuh Layu

2009 July 3
6369_1171835182444_1424959777_30469339_3462122_n

foto oleh Yo Fauzan/ACEHKITA.com

Nurjanah, 21 tahun, warga Desa Lamtimpeung, Kecamatan Darussalam, Aceh Besar, membutuhkan biaya perawatan untuk mengobati lumpuh layu yang dideritanya sejak kecil.

Menurut Muhammad Dehan, ayahnya, Nurjanah menderita lumpuh layu sejak usia empat bulan. Sebelum sakit, Nurjanah pernah disuntik tetanus oleh petugas kesehatan yang mendatangi rumah mereka.

“Dia demam dan kejang-kejang sampai dua hari dua malam. Kami tidak punya biaya membawanya ke dokter,” katanya, Selasa (30/6).

Selama 21 tahun Nurjanah tidak pernah mendapatkan bantuan medis. Pada awal tsunami, Badan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (BRR) Aceh-Nias pernah membawa Nurjannah ke Rumah Sakit Umum Zainoel Abidin Banda Aceh.

“Selama tiga hari tidak pernah ada dokter yang memeriksa anak saya. Akhirnya saya membawa pulang dan mengobatinya dengan pengobatan kampung,” sebutnya.

Dehan berharap ada pihak yang sudi membantu pengobatan putrinya. Pasalnya, dia hanya bekerja menjadi pemelihara lembu. Untuk makan sehari-hari Dehan harus mengutang, dan hanya mengharapkan bantuan dari tetangganya.

“Saya tidak punya penghasilan, kecuali kalau lembu sudah besar dan dijual ke pasar,” katanya.

Kini Dehan membesarkan Nurjanah dan dua adiknya sendirian, setelah istrinya meninggal karena menderita penyakit paru-paru. Dua putranya harus dititipkan ke saudara kandungnya.

“Saya tidak bisa bekerja, dia tidak mau makan kalau tidak saya yang suapin, dia tidak mau diurus sama orang lain selain saya,” sebutnya. | acehkita.com

nurjannah

No comments yet

Leave a Reply

Note: You can use basic XHTML in your comments. Your email address will never be published.

Subscribe to this comment feed via RSS