Skip to content

Kedok Aliran Sesat Didanai Pihak Asing

4 November, 2007

Indonesia yang kerap beberapa waktu ini dihinggapi dengan isu aliran sesat yang berkedokkan Islam sempat menghebohkan diseluruh penjuru tanah air dengan banyaknya orang yang tersesatkan dari ajaran tersebut bahkan murtad (keluar dari agama). Tentunya bukanlah hal yang baru untuk sebuah negara yang mayoritas beragama Islam di Republik Indonesia ini.

Sejak lama Indonesia sudah dikenal dengan sempat bergejolaknya Negara Islam Indonesia (NII), dimana pergerakan tersebut adalah menuntut Indonesia agar menjadikan sebuah negara Islam bukan seperti sekarang ini, namun perjuangan tersebut tidaklah berhasil dan mati di tengah jalan. Walaupun sempat dideklarasikan oleh pemimpin utama NII Kartosuwiryo, namun sampai sekarang gerakan tersebut masih ada dengan berbalik misi visi dan hanya memanfaatkan nama NII saja yang hingga sekarang beredar menjadi nama baru yakni NII KW9.

Sungguh suatu yang luar biasa, membawa nama perjuangan Islam tetapi isinya adalah kesesatan yang nyata. Dengan berdalih semua kedok dan modus mereka utarakan untuk mengambil dan meraup keuntungan dari para korban.

Jauh dari itu juga bermunculan aliran yang menyatakan diri sebagai orang yang mendapat ruh serta nabi setelah Muhammad SAW, ini juga lebih menyesatkan lagi karena tidak sesuai dengan ajaran Islam dan selebihnya termasuk dalam sebuah tindak kriminal yang dinilai melecehkan serta menistakan sebuah agama. Sebut saja Ahmadiyah dan juga Al Qiyadah yang sampai saat ini masih terdapat pengikutnya hampir diseluruh pelosok tanah air.

Para pemimpinnya pun tetap bersisih teguh untuk dapat terus melanjutkan perjuangannya apa pun resiko yang ada karena diyakini itu adalah cobaan. Hal ini terbukti dari berbagai pengakuan yang ada dari mereka. Belum lagi dengan pembebasan Lia Eden, tepatnya diakhir Oktober lalu, sang pemimpin kerajaan Tuhan Lia Aminudin alias Lia Eden yang divonis 2 tahun penjara di rutan pondok bambu akhirnya tetap akan meneruskan, namun tidak akan berceramah lagi di depan umum melainkan dalam komunitasnya sendiri. MUI sebagai bagian dari aparatur negara dalam rentang waktu 10 tahun terakhir ini juga menyatakan sebanyak 6 aliran yang bermunculan sesat. Selain itu menurut MUI adanya aliran sesat saat ini adalah merupakan sebuah skenario baru dalam pengacauan agama dan pemecah belah terutama menyakut SARA.

Pimpinan aliran Al Qiyadah Ahmad Mushaddeq alias Haji Salam sendiri ternyata mempunyai hubungan erat dengan NII KW9. Dari hasil penelurusan mengungkapkan bahwa Mushaddeq adalah mantan anggota NII KW9 dulunya dengan jabatan Kepada Daerah untuk Jakarta Selatan di tahun 1995, serta pernah menjadi Komandan IV pada tahun 1996 juga untuk wilayah DKI Jakarta.

Hasil kesaksian dari mantan pengikut NII KW9, menyatakan apa yang dibawa oleh aliran Mushadded merupakan hasil jiplakan dari KW9 baik itu modus maupun pola serta konsep penyebaran hampir sama persis.

Patut diwaspadi karena kebanyakan dari pengikut aliran yang sesat tersebut adalah orang-orang yang kurang akan ilmu agama serta berkaitan pula dengan kondisi ekonomi di Indonesia yang carut marut sehingga menjadi salah satu cara yang berpengaruh bagi orang-orang ragu akan sesuatu dan bila dirasakan cocok maka inilah menjadi korbannya.

Cara bermunculan aliran ini pun sangat persuasif melalui gaya dan trik tertentu. Usia juga menjadi bagian dari target tersebut, rata-rata sekitar 17 – 45 tahun dimana masa-masa produktif sedang dilalui. Yang menjadi hal besar adalah keberadaan aliaran-alairan sesat diatas sebagian besar terkait dengan pendanaan dari pihak asing, sehingga ini sangat tertutup siapa orang dibalik mereka. Namun tidak menutup kemungkinan hal seperti ini merupakan sesuatu perpecahan terhadap pemerintah Indonesia untuk kedepannya.*)


*) Aulia Fitri – Hasil laporan dari sebuah berita dalam sesi kontroversi di TV swasta.

3 Comments leave one →
  1. Garuda permalink
    4 November, 2007 22:34

    Menurut saya jangan cepat – cepat menyalahkan pihak asing, Sah-sah saja mempunyai kepercayaan yang berbeda yang penting tidak melakukan perbuatan yang melanggar asas kemanusiaan atau jangan – jangan memang ada yang kurang sreg dihati para pemimpin aliran tersebut akan ajaran – ajaran agama yang sudah umum dan juga tauladan nabi yang ada sekarang ini, dimana banyak unsur dan contoh pemaksaan, ancaman, kekerasan dan kebencian terhadap pemeluk yang berbeda pandangan yang jelas bertentangan dengan asas kemanusiaan.
    AGAMA KINI HANYA DIJADIKAN KENDARAAN KEPENTINGAN, LEBIH BAIK KITA BERUSAHA SELALU BERBUAT BAIK DAN MENCINTAI SESAMA

  2. 28 November, 2007 20:16

    menurut saya semua yang di alami rakyat indonesia khususnya muslim tentang kekacauan akidah tak lepas dari skenario asing ,,mungkin sdr garuda says buta fakta sejarah tentang negri sendiri atau mungkin anda termasuk pengabdi dewa mesir kuno sesui nama anda,,,,,mafia juga suka berbuat baik sesama mafia serta saling mencitai sesama mafia ,,,,,,,

  3. 5 August, 2009 19:36

    semoga dengan tulisan-tulisan di atas menyadarkan pemuda dan pemudi yang tersesat di nii kw 9 untuk kembali pada keluarga masing-masing …

    salam jabat erat,

    bahtiar
    mantan nii kw 9
    08132 8484 289
    bahtiar@gmail.com

Tinggalkan komentar Anda disini

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: