Skip to content

Nasib Media Kemungkinan Dibredel

18 August, 2008

Kalangan wartawan cemas karena ada kemungkinan media massa akan dibredel kalau terjadi kesalahan pemberitaan, sebagaimana makna yang tercantum dalam Undang-Undang Pemilu No.10/2008 tentang pemilihan umum.

Hal ini terungkap dalam seminar bertajuk “Manakar indenpendensi media lokal di Aceh” di Aula Meurah Silue Unimal Lhokseumawe, diikuti 66 peserta dari kalangan pengurus organisasi kewartawan, wartawan, mahasiswa dan pelajar.

Seminar itu terselenggara atas kerjasama Himpunan Mahasiswa Ilmu Komunikasi (Himmako) Unimal Lhokseumawe dengan BRR Satker Perguruan Tinggi.

Mantan Ketua Aliansi Jurnalistik Independen (AJI) Lhokseumawe, Ayi Jufridar mengungkapkan, dalam UU Pemilu ada kemungkinan media massa akan dibredel bila dalam pemberitaan tentang Pemilu ada yang salah.

Dalam pendapatnya Ayi Jufridar mengatakan, independensi media sangat sulit terlepas dari kekuasaan, ideologis dan kepentingan bisnis. Hal ini membuat media tidak independen dalam membertakan satu masalah.

Direktur Culturan Media Center Studie (CMCS), Irwandar yang juga sebagai nara sumber dalam seminar tersebut mengatakan, media di Indonesia saat ini cenderung mengekplorasi tubuh wanita sebagai ikon produk tertentu.

Disebutkan, media bahkan menyajikan kebenaran-kebenaran semu terhadap pembaca, ini yang disebut penipuan secara lembut.

Nara sumber lainnya Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Unimal Lhokseumawe, Fauzi menyatakan menyongsong Pemilu 2009 kehidupan media penuh dengan persaingan bisnis khususnya periklanan, misi dan visi partai serta iklan tokoh-tokoh politik yang turun dari kancah politik.

Fauzi sangat berharap media dalam rangkaian Pemilu 2009 jangan kehilangan jati dirinya dan tingkat independenisinya dengan lebih cendrung membela tokoh politik tertentu yang maju dalam Pemilu. Pembaca media cetak dan pendengar TV sangat menginginkan media dapat memberitakan suatu berita atau pesan sesuai dengan kode etik jurnalistik.

Tidak baik jika media memihak kepada salah satu tokoh, jangan karena Pemilu media berpihak kepada partai tertentu atau tokoh yang maju dalam Pemilu itu sendiri dengan memberikan dukungan secara berlebihan, ujar Fauzi.[analisa]

One Comment leave one →
  1. 30 May, 2013 09:32

    Saya ingin belajar di cmcs, gimana cara nya.???????r

Tinggalkan komentar Anda disini

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: