Skip to content

Air Mata untuk Palestina

10 January, 2009

Ratusan mahasiswa dan dosen Universitas Serambi Mekkah (USM) meneteskan air mata, sebagai bentuk keprihatinan dan peduli buat penderitaan yang dialami anak-anak dan warga Palestina, dengan menggelar doa dan zikir bersama di halaman kampus setempat Desa Batoh, Banta Aceh, Jumat(9/1).

Doa bersama yang diselenggarakan Pemerintahan Mahasiswa (PEMA) dan Yayasan Pembangunan Universitas Serambi Mekkah berlangsung hening. Bahkan saat doa dimulai seluruh mahasiswa menundukkan kepalanya mengikuti doa yang dipimpin oleh Tarmizi Rajab, MPd yang juga seorang dosen di perguruan tinggi itu.

Tidak hanya itu, dengan serentak mahasiswa menadahkan tangan seraya memohon doa untuk masyarakat Palestina yang sedang ditimpa musibah, akibat serangan zionis Israel yang membabi buta.

Usai doa bersama, Tarmizi juga memandu zikir dan diikuti ratusan mahasiswa yang menimba ilmu di kampus tersebut.

Tarmizi dalam tausiyah yang disampaikannya, mengajak semua umat muslimin diseluruh dunia, untuk berdoa dan memberi bantuan kepada masyarakat Palestina yang sedang ditimpa musibah atas penindasan Israel.

”Doa kita yang seiman dan seagama akan sampai kepada mereka dan diterima Allah SWT,” ujarnya.

Dia mengatakan, pembantaian yang dilakukan Israel terhadap anak-anak di Palestina disebabkan mereka takut akan lahir generasi penerus seperti Yasir Arafat di negeri kelahiran Nabi Isa As itu.

Bahkan, lanjut dia, Israel juga tidak memiliki tanah sedangkan apa yang mereka miliki adalah hasil rampasan.

”Kemugkaran yang dilakukan Israel dengan membantai anak-anak adalah perbuatan terkutuk,” imbuhnya dengan memakai alat pengeras suara.

Usai doa bersama, mahasiswa juga mengumpulkan dana untuk disalurkan kepada masyarakat Palestina. Saat itu beberapa dosen dan sejumlah mahasiswa ikut memberikan sumbangsinya untuk masyarakat Palestina.

Doa Istighozah
Hal yang sama juga dibuat oleh ratusan warga Bireuen yang dikomandoi Himpunan Mahasiswa Islam Indonesia (HMI), menggelar doa istighzah bersama guna mendoakan muslimin di Palestina yang di bombardir zionis Israel sejak dua pekan terakhir.

Kegiatan itu digelar di Mesjid Agung Bireuen, Jum’at (9/1). Dihadiri Wakil Bupati Bireuen, Drs Busmadar Ismail beserta puluhan pelajar, mahasiswa, TNI, Polri dan tokoh–tokoh masyarakat setempat.

Doa bersama dipimpin Imuem Chik (Imam Besar) Mesjid Agung Bireuen, Tgk Muhammad berlangsung hingga pukul 11.00 wib.

Koordinator kegiatan, M Jubir yang ditemui mengatakan, doa istighozah yang digelar itu merupakan wujud solidaritas muslim di Bireuen bagi saudara se iman di jalur Gaza, Palestina yang kini sedang digempur etnis Yahudi Israel. Selain juga melakukan penggalangan dana untuk disumbangkan pada warga Palestina.

”Penggalangan dana kami lakukan di bundaran kawasan simpang empat dan prsimpangan tugu Kota Juang, nantinya kami salurkan pada warga jalur Gaza melalui HMI,” sebutnya.

Sementara itu, aksi dukungan terhadap warga Palestina atas kekejaman meliter yahudi Israel terus berdatangan di Aceh. Aksi solidaritas ini tidak saja datang dari berbagai Ormas Islam yang ada.

Bahkan para pelajar sekolahpun turut mendukung perjuangan warga Palestina. Salah satunya apa yang dilakukan oleh pelajar MAN Matang Kuli, Aceh Utara.

“Anak-anak MAN Matang Kuli, secara bersama melakukan wirit dan baca doa di Mesjid Al-Khalipah Ibrahim, untuk warga palestina yang sedang menghadapi zionis yahudi Israel,” ujar Kepala MAN Matang Kuli, Drs Jafar, dalam keterangan pers yang diterima Koran ini, kemarin, menambahkan kegiatan ini juga dalam rangka berakhirnya kurikulum sekolah.

Kepedulian sekolah MAN ini terhadap masyarakat muslim Palestina dengan melakukan doa terangnya, agar warga Palestina yang sedang menghadapi zionis yahudi Israel, mendapat perlindungan oleh Allah SWT.

Bahkan mendoakan kepada para syuhada yang telah syaid dalam pertempuran tersebut dalam membela bangsanya dari invasi.

“Kita harapkan doa ini diterima oleh Allah SWT. Kita merasa prihatin atas meninggalnya korban sipil terutama anak-anak yang tidak bersalah sama sekali,”ungkap Jafar.

Selain itu sebut dia, meminta kepada pemerintah Indonesia untuk segera mengirimkan bantuan dana maupun obatan-obatan dan para medis yang kini sangat dibutuhkan oleh masyarakat palestina.

“Bantuan yang cepat datang sangat berguna untuk masyarakat Palestina, karena akan mengurangi penderitaan masyarakat disana sekarang ini,” ucapnya.

Hal yang sama juga digelar oleh Remaja Mesjid Aceh Tamiang (IKRAM) bersama sejumlah ulama dan masyarakat Aceh Tamiang, juga memperlihatkan rasa solidaritasnya terhadap saudaranya di Palistina yang telah dirong – rong oleh zionsi Israel itu. Mereka menggelar doa dan sholat Ga’ib di Lapangan Pemuda, Kota Kualasimpang, Jumat (9/1).

Ketua IKRAM Drs. Syuaibun Anwar disela – sela acara, kepada wartawan koran ini mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bentuk rasa solidaritas masyarakat muslim Aceh Tamiang terhadap Palistina yang bombradir secara brutal oleh Israel.

“Islam itu diibaratkan sebuah tubuh, bila bagian tubuh itu ada yang terluka, tubuh lainnya akan merasakannya. Begitu juga kita sesama muslim, satu muslim teraniaya, yang lainnya akan merasakan anaiayah tersebut.

Oleh karena itu, kegiatan doa dan sholat ga’ib digelar untuk saudara – saudara kita di Palestina,” ungkap Syuaibun.

Sumbang Rp 14 Juta
Sementara itu, selama lima hari menahan kotak sumbangan di jalan-jalan, Ikatan Pemuda dan Mahasiswa Lhokseumawe, berhasil mengumpulkan dana sekitar Rp 14 Juta, untuk membantu rakyat Paletina terhadap kekejaman zionis Israel.

Demikian dikatakan Ketua IMAPA Ridhwan, kepada Rakyat Aceh, Jum’at (9/1). Mereka mengumpulkan dana dijalan raya, tepatnya di kawasan Cunda, Lhokseumawe, serta pada beberapa SMA yang ada di Lhokseumawe.

Disebutkannya, dana yang sudah terkumpul itu, akan disumbangkan melalui Front Pembebasan Islam (FPI) Aceh, untuk diteruskan kepada rakyat Palestina. Pihaknya juga akan terus mengalang dana untuk membantu rakyat Palestina.

Dimana tujuan pencarian sumbangan yang dilakukan oleh pihaknya itu, adalah untuk membantu rakyat Palestina, akibat gempuran zionis Israel.

“Ini adalah, wujud solidaritas terhadap saudara kita sebagai sesama muslim, yang saat ini sedang ditimpa musibah. Sehingga, kita harus membantu dengan cara seperti ini,” ungkap Ridhwan.

Dirinya juga mengaku sangat berterima kasih kepada para pengguna jalan yang telah ikut berpartisipasi dalam membantu saudara sesama muslim di Palestina. Karena telah ikut menyumbang se ala kadarnya melalui kotak sumbangan yang dipegang oleh mahasiswa yang tergabung dalam IMAPA di jalan-jalan raya.

“Kepada elemen mahasiswa dan masyarakat lainnya, untuk berbuat hal yang sama dalam membantu penderitaan rakyat Palestina,” harapnya. ♦ rakyataceh

Share/Save/Bookmark

No comments yet

Tinggalkan komentar Anda disini

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: