Skip to content

Masalah Misionaris Mahasiswa S2 di Korea

11 January, 2009

Yuslima, mahasiswa S2 di Kyungpook National University Provinsi Daegu, Korea, yang menginformasikan adanya pemaksaan mengikuti program misionaris agama tertentu di pendidikan tersebut dalam waktu dekat akan dipanggil Kepala Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan (PTP) Aceh. PNS di UPTD Holtikultura Saree itu diminta membuat surat pernyataan resmi menyangkut persoalan tersebut.

“Dalam minggu ini kami akan panggil dia untuk membuat surat pernyataan resmi, sehingga permasalahan itu dapat segera dituntaskan,” kata Asrin, Rabu (7/1).

Terkait ancaman pemecatan Yaulisma dari PNS, kata Asrin, belum bisa disimpulkan karena masih sangat lama untuk mempelajari kebenaran informasi itu. Keterangan yang baru dihimpun pihaknya sekedar keterangan dari mahasiswa lainnya, yakni Hendri Saputra alias Abu yang sekarang masih di Daegu, Korea.

Informasi lain, lanjut Asrin, diperoleh dari pihak yayasan di perguruan tinggi pertanian kota ginseng itu baru sebatas permintaan keterangan dari Soon-Kwon Kim PhD, Direktur General (Distinguished, Professor, Maize Breeder) Internasional Agriculture Research Institute Kyngpook National University, Daegu, dan keterangan dari Mr. Gaang Yong Goo, Direktur International Corn Fundation (ICF) Aceh selaku koordinator mahasiswa dari pertanian Aceh.

“Kalau dari orang itu sudah jelas bilang tidak benar, makanya kami harus mengusutnya lagi. Namun jika nantinya informasi Yulisma tidak benar meskipun bukan pemecatan dari PNS, tetap ada tindakan bagi dia sebagaimana yang diatur dalam undang-undang pemerintahan,” jelasnya.

Terancam
Sementara itu, Kepala UPTD Holtikultura Ir Bambang Wirono menyebutkan, atas informasi yang disampaikan Yulisma itu telah membuat jiwa Mr. Gaang selaku Direktur International Corn Fundation (ICF) Aceh merasa terancam selama tinggal di Aceh. Dia khawatir mendapat intimidasi dari muslim di Aceh.

Selain itu, Hendri Saputra, mahasiswa Aceh di universitas tersebut yang saat ini masih berada di Daegu juga dilaporkan terancam dan sering mendapat ejekan dari mahasiswa non-muslim lainnya setelah informasi itu disampaikan Yulisma ke media. Pasalnya, pemeberitaan tentang hal itu juga diperbanyak (copi) dari website Harian Aceh dan diterjemahkan dalam Bahasa Korea. ♦ harian-aceh

Share/Save/Bookmark

2 Comments leave one →
  1. Abu'Azzam permalink
    15 January, 2009 08:58

    Assalamu’alaikum
    1). Saya tidak heran, karena memang di LN para missionaris kristen sering mendatangi mahasiswa atau pekerja muslim. Bahkan mereka juga mendatangkan para missionaris dari negara lain. Bahkan dilingkungan kampus juga ada dosen kristen yang berperan ganda sbg missionaris (tetapi dgn cara yg sangat halus).
    Demikian pengalaman saya dan kawan2 selama kuliah di Jepang.
    Didaerah stasiun Shinjuku juga banyak missionaris yang mencari mangsa (pelajar muslim), biasanya mrk diberikan ticket gratis untuk diajak jalan2 lalu dibawa ke gereja, Demi ALLAAH, kawan2 yang iseng2 ikut lalu dibawa ke gereja dan dipaksa dimandikan di gereja katanya mereka di baptis. Mereka tidak bisa melawan karena dipaksa dengan kekerasan oleh pengurus gereja yang bertubuh besar.

    2). Setiap muslim sebelum berangkat ke LN seharusnya sdh dibekali dgn ilmu ad-diin, termasuk ilmu ttg bukti2 kebenaran dalam Al-Quran & As-sunnah, serta ilmu bukti2 kepalsuan bible/injil, dll.
    Saat ini buku2 pembuktian ttg ini sgt mudah diperoleh, ada bukunya Syeikh Ahmad Deedat, DR Maurice Bucaile, dll.
    Alhamdulillaah beberapa missionaris di Jepang dulu, setelah kita debat banyak yang sadar dan mengakui kebenaran Islam (Al-Quran & As-sunnah), ada juga yg mengaku sdh tdk percaya lagi kristen, tetapi tetap terus mengkristenkan (menyesatkan) orang krn tidak punya keahlian kerja lainnya utk membiayai keluarga. –> Cocoknya dipenggal lehernya.

    3). Usahakan agar setiap muslim selalu keep contact dgn Islamic Center dan saudara2 muslim lainnya. Jaga shalat, hadiri majelis2 ilmu dan jangan pernah mau mengikuti pesta2 budaya kuffar.
    Pelajarilah Islam dan dakwahkan kepada kuffar, lalu ajarkan para missionaris tsb ttg Islam dgn hikmah, yaitu sebisa mungkin dgn lemah lembut, terkadang hikmah juga bisa berarti bersikap tegas (keras) dalam mempertahankan prinsip mencegah pelanggaran syar’i. Buktinya Nabi juga berperang dalam mempertahankan dakwahnya.
    Berdo’a lah selalu, Jangn lupa, jika ada seorang masuk Islam dari jerih payah anda maka itu sdh lebih baik drpd dunia dan seisinya.

    4). Kepada pihak2 terkait di Aceh,hendaknya bersikap bijaksana dan jangan malah menyudutkan saudara kita yang sedang didzalami kuffar.
    Kewajiban sesama musllim adalah membantu menyelesaikan masalahnya dan bukan menyusahkannya. Semoga ALLAAH memberikan Rahmat dan RidhaNYA kepada kita semua. Barakallaahufiik.

    Akhukumfilaah.

    Terima kasih atas infonya Abu ‘Azzam

  2. torey permalink
    19 February, 2009 21:33

    missionaris lbh hina dari pelacur!!!

Tinggalkan komentar Anda disini

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: