Skip to content

Indonesia Ajukan Diri Jadi Penyelenggara Piala Dunia 2018/2022

29 January, 2009

Dari Swiss dikabarkan bahwa Indonesia secara mengejutkan mencalonkan diri sebagai tuan rumah piala dunia 2018 atau 2022. Kabar ini diungkapkan juru bicara FIFA, Rabu (28/1/2009), sebagaimana dilansir dari Reuters. Indonesia disebutkan merupakan satu dari enam pelamar yang sudah memasukkan proposal lamaran ke badan sepakbola dunia itu. Sebelumnya, FIFA telah menerima pengajuan secara resmi dari Inggris, Jepang, Qatar, Rusia, serta pengajuan bersama dua negara di Semenanjung Iberia, Spanyol dan Portugal.

Selain itu juga masih ada beberapa negara yang juga berminat dan masih ditunggu pencalonan resminya, yaitu Australia, China, Meksiko, dan duet Belanda-Belgia. Batas akhir proposal resmi ditutup pada Senin mendatang.

Sekjen PSSI Nugraha Besoes membenarkan keinginan Indonesia menjadi tuan rumah. Kendati skuat Merah Putih hanya berperingkat 144 dunia, dengan waktu yang panjang, membuat Indonesia dapat bersiap untuk menggelar pesta sepak bola terbesar dunia itu. “Kami memiliki 13 tahun untuk mempersiapkan, kenapa kami tidak berani untuk mengajukan diri,” jelas Nugraha.

Dengan aturan FIFA, tuan rumah penyelenggaraan tidak boleh dilakukan di benua yang sama dalam dua Piala Dunia terakhir, Indonesia akan bersaing dengan negara benua Asia lain. Itu berati pesaing Indonesia yakni Jepang dan Australia.

Indonesia dalam sejarahnya tak pernah lolos ke putaran final Piala Dunia, bahkan tidak pula di tahap akhir di babak kualifikasi zona Asia. Pernah anak-anak Nusantara bermain di Piala Dunia 1938 di Prancis, tapi masih berbendera Hindia Belanda. Sehingga dengan menjadi tuan rumah nantinya, Indonesia akan mendapatkan jatah tuan rumah untuk dapat bermain di putaran final piala dunia tersebut. Adapun turnamen sepakbola terbesar yang pernah digelar di Indonesia adalah Piala Asia 2007.

FIFA akan memutuskan siapa pemenang bursa tuan rumah Piala Dunia 2018 dan 2022 pada Desember 2010. | antara

Share/Save/Bookmark

One Comment leave one →
  1. 24 November, 2009 14:37

    Yang jelas, tahun 2022 masih cukup lama dan Nurdin beserta PSSI harus siap menghadapi segala kemungkinan, termasuk yang datangnya dari FIFA. Terpenting, semua harus dikembalikan kepada kepentingan bangsa ini, demi Indonesia Jaya.

Tinggalkan komentar Anda disini

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: