Skip to content

Jangan Ucapkan “Jangan” Kepada Anak

1 June, 2009

Orang tua sebaiknya menghindari kata “jangan” kepada anak-anaknya jika tidak menyertakan alasan.

“Kata-kata “jangan” seharusnya dihindari, jika si anak suka bermain yang berbahaya,” kata Ketua Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (Himpaudi), Jawa Barat, Hj Ana Angraeni di Tasikmalaya, Sabtu.

Dia mengemukakan, jika orang tua mengucapkan kata “jangan” , maka mereka seharusnya menambahkan penjelasan kepada anak sehingga anak mengerti alasan larangan tersebut.

“Jika anak melakukan perbuatan dan perilaku serta rasa keingintahuannya terhadap sesuatu barang atau tempat yang dinilai berbahaya, maka orang tua harus mampu menjelaskan resikonya pada anak, agar bisa dicerna dengan baik larangan tersebut,” katanya.

“Nantinya anak akan merasa ketakutan dan tidak akan melakukan lagi tapi karena takut. Akibatnya, kreatifitasnya bisa terganggu,” kata Ana.

Dikatakan Ana orang tua harus mampu mengarahkan anaknya tanpa bersikap otoriter dan orang tua harus bisa menjadi teladan untuk anaknya. | antara

2 Comments leave one →
  1. 10 June, 2009 17:21

    wah, pengetahuan baru ni..nanti kalo punya anak, praktek ah..

    • 10 June, 2009 19:03

      emang kakang dah punya calon atuh…
      jangan lupa undang2 lah ya🙂

Tinggalkan komentar Anda disini

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: