Skip to content

Besok 28.327 Peserta Ikuti UMB USU

5 June, 2009

Sebanyak 28.327 lulusan Sekolah Menengah Atas (SMA) dan sederajat, mulai besok, Sabtu (6/6), memulai Ujian Masuk Bersama Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (UMB SPMB) Universitas Sumatera Utara (USU) Tahun Akademik (TA) 2009/2010.

Mereka bersaing untuk mengisi 2.270 kursi mahasiswa 44 program studi sarjana (S-1) yang dialokasikan lewat jalur seleksi ini. “Jumlah peserta itu adalah mereka yang sudah mendaftar di situs Panitia Pusat UMB SPMB, yakni http://www.spmb.or.id. Artinya, ada 281 siswa yang sudah membayar ke bank namun tidak melakukan registrasi online sehingga tidak berhak mengikuti ujian tertulis ini,” kata Ketua dan Sekretaris PL UMB SPMB USU, Prof Sumono dan drg Saidina Hamzah Dalimunthe melalui Penanggung Jawab Informasi, Bisru Hafi MSi, kepada wartawan, Kamis (4/6).

Dijelaskan, sebenarnya jumlah total pendaftar, yaitu yang menyetor uang pendaftaran ke bank, sebanyak 28.608 orang. Namun, dari jumlah itu, yang mendaftar on-line sebanyak 28.327 orang. Jadi, mereka yang berhak untuk mengikuti ujian tertulis yang berlangsung dua hari hingga Minggu (7/6) ini.

Dari total peserta ujian, Bisru merincikan, untuk kelompok Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) sebanyak 12.455 orang, kelompok sosial (IPS) 7.831 orang, dan kelompok campuran (IPC) 8.041 orang.

Ujian akan dilangsungkan di tiga sektor, masing-masing Sektor I untuk IPC di Fakultas Kedokteran dengan jumlah 11 lokasi, Sektor II untuk IPA di Politeknik Medan dengan 24 lokasi, dan Sektor III untuk IPS di Yayasan Pendidikan Harapan dengan 12 lokasi. “Untuk ketiga lokasi tersebut, panitia lokal menyiapkan totalnya 47 lokasi, 1.063 ruangan, dan 3.195 pengawas dan koordinator,” tambahnya.

Tinjau lokasi
Untuk menghadapi ujian itu, Penanggung Jawab Informasi UMB SPMB USU ini mengingatkan segenap peserta agar meninjau lokasi atau tempat ujiannya sesuai yang tertera di kartu ujian. Ini dinilai penting, terutama bagi peserta dari luar kota agar tidak tersesat saat pelaksanaan ujian tiba.

“Jika meninjau lokasi ujian, ada keuntungan yang dipetik calon peserta. Mereka misalnya bisa memprediksi waktu tempuh atau trayek angkutan ke sekitar lokasi ujian sehingga tidak terlambat tiba di tempat ujian,” ujarnya.

“Satu hal yang paling penting dan juga tidak boleh dilupakan adalah membawa kartu ujian,” tambahnya. Peserta juga diimbau untuk menjaga kesehatannya dan sarapan. Diingatkannya akan pengalaman di tahun-tahun sebelumnya saat ada peserta yang gagal mengikuti pelaksanaan ujian sampai selesai karena sakit akibat tidak sarapan.

Bisru juga mewanti-wanti agar peserta menaati ketentuan tidak membawa alat komunikasi ke dalam lokasi ujian, seperti ponsel, ponsel berbentuk jam tangan atau pulpen dan kamera, buku dan catatan lainnya. “Selama ujian peserta hanya boleh membawa atau menggunakan alat tulis yang terdiri dari pensil 2B, peraut pensil, karet penghapus dan pulpen/ballpoint tinta hitam. | analisadaily

No comments yet

Tinggalkan komentar Anda disini

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: