Skip to content

70 Mahasiswa Aceh Gagal Kuliah di Mesir

10 June, 2009

Sekitar 70 mahasiswa asal Aceh dilaporkan gagal berkuliah pada tahun akademik ini di Mesir, karena mereka tiba di negeri Piramida itu sudah melewati jadwal pendaftaran kuliah dan harus menunggu masuknya tahun akademik baru.

Selain itu, sebagian besar mahasiswa Aceh yang mengambil program megister di Universitas Al-Azhar, Kairo, kesulitan menguasai bahasa Arab. Temuan ini disampaikan Komisi F Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) kepada Serambi, Selasa (9/6), berdasarkan hasil kunjungan mereka ke Mesir dua pekan lalu. Keterangan itu diutarakan Ketua Komisi F Burhanuddin, didampingi anggota komisi Azhari Basar, Asrul Abbas, Ameer Hamzah, Moharriadi, Adiwarni, dan Zainab.

Dalam kesempatan itu mereka juga meluruskan sejumlah kabar dan penilaian miring terhadap kunjungan mereka ke luar negeri yang dilakukan menjelang masa bakti sebagai wakil rakyat berakhir. Menurut Burhanuddin, dalam pertemuan dengan puluhan mahasiswa di Kedutaan Besar RI di Kairo, ada beberapa hal yang terungkap. Pertama, tentang kondisi mahasiswa di negara itu yang sulit belajar akibat minimnya penguasaan bahasa Arab serta tempat tinggal mereka yang begitu jauh dari kampus.

Informasi yang diperoleh dari kedubes, ada sekitar 60 persen mahasiswa Indonesia, termasuk Aceh, yang kesulitan belajar. Mereka tidak menguasai bahasa Arab dengan fasih, sehingga sulit berkomunikasi. “Kita berharap Pemerintah Aceh mendata kembali mahasiswa Aceh yang aktif kuliah, sehingga beasiswa yang diberikan tidak jatuh pada yang tidak berhak.” Kemudian, ujar Burhanuddin, Komisi Beasiswa Provinsi Aceh perlu mengkaji ulang dan bersikap transparan dalam pengelolaan anggaran beasiswa, mengingat sampai saat ini belum tersedia lengkap database (pangkalan data) mahasiswa Aceh yang belajar di luar negeri dan siapa saja yang dapat beasiswa.

Begitupun, ujar Burhanuddin, ada sekitar sekitar 400 orang Aceh kuliah di Mesir. Dari jumlah ini ada yang bagus, malah ada yang lulus dengan predikat sangat memuaskan (cum laude). Namun, yang disayangkan ada sekitar 70 mahasiswa yang dikirim baru-baru ini tak bisa kuliah, karena telat mendaftar. “Saat ini mereka sedang memperdalam penguasaan bahasa Arab,” katanya.

Terhadap temuan ini, komisi merekomendasi agar jumlah mahasiwa Aceh serta database dipersiapkan secara baik, seleksi mahasiswa yang memperoleh beasiswa dilakukan secara benar. Hal ini menyangkut budaya agar dikelola secara baik, terutama pemugaran makam ulama Aceh secara layak untuk menjadi wisata islami.

Diantar ke bandara
Soal gagal bertemu mahasiswa, Burhanuddin mengakui informasi ini tidaklah benar. “Kami bertemu mereka di Kedubes. Lalu kenapa dibilang gagal, saya juga tidak mengerti. Malah di antara mereka ada yang mengantar kami sampai ke bandara,” ujar Burhanuddin.

Informasi lain diberikan oleh anggota komisi Azhari Basar. Ada pembicaraan antara Kedubes, komisi F dan rektorat Al-Azhar tentang pengadaan asrama. Permintaan dikabulkan dan pihaknya minta agar tanah dibangun asrama mahasiswa Aceh, tetapi pihak Kedubes ingin dibuat asrama untuk mahasiswa Indonesia dan di situ ada blok untuk mahasiswa Aceh.

Menurut Azhari Basar, temuan positif dalam kunjungan ini adalah beasiswa yang diberikan oleh Pemerintah Aceh ternyata diterima semuanya oleh yang berhak. Malah, mahasiswa yang tidak terdaftar juga kebagian dana ini yang disisihkan oleh teman-teman mereka. Mereka yang tidak terdata itu berasal dari kabupaten/kota yang dikirim langsung ke sana. Keterangan lain diutarakan Asrul Abbas. Ia nyatakan, tidak semua mahasiswa yang dikirim ke sana kuliah secara benar. Untuk hal ini perlu dilakukan pendataan, sehingga beasiswa yang diberikan tidak sia-sia. | serambinews.com

No comments yet

Tinggalkan komentar Anda disini

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: