Skip to content

Anggota Baru DPRA Tempati Rumah Dinas Rp 551 Juta/Unit

29 September, 2009
rumah baru

Rumah baru anggota DPRA yang akan dilantik tanggal 30 September 2009 mendatang.

Sebanyak 68 dari 69 anggota baru DPRA hasil Pemilu Legislatif 9 April 2009, akan menempati rumah dinas baru usai mereka dilantik pada 30 September 2009. Rumah dinas yang belum pernah ditempati itu berlokasi di Desa Meunasah Papeun, Aceh Besar. Untuk anggota DPRA diberi kesempatan menempati rumah tipe 150 yang nilai fisiknya Rp 551 juta/unit. Sedangkan untuk tiga wakil ketua serta sekretaris dewan (sekwan) akan menempati rumah tipe 300 yang nilai per unitnya Rp 699 juta.

Menurut Sekwan DPRA, Drs H Hasan Basri A Thaleb, kepada Serambi, Minggu (27/9), penyediaan rumah dinas baru tersebut dimaksudkan agar terpenuhinya fasilitas akomodasi yang lebih baik untuk para anggota dewan yang terhormat. Dengan telah tersedianya rumah dinas tersebut, tambah Sekwan, maka dalam penyusunan APBA 2010 dewan tidak perlu lagi direcoki oleh penyediaan anggaran sewa rumah yang selalu menjadi sorotan publik.

Sekwan mengaku masih ingat bahwa lembaga swadaya masyarakat (LSM) antikorupsi, mahasiswa, dan masyarakat pernah menyorot dana sewa rumah untuk anggota DPRA yang disediakan dalam APBA Rp 10 juta/bulan atau Rp 120 juta/tahun, itu terlalu tinggi. Untuk menjawab persoalan itu, kata Hasan Basri, sejumlah anggota DPRA lama pada tahun 2004 mengusulkan pengadaan tanah seluas 6 hektare (ha) sebagai pertapakan rumah dinas anggota DPRA.

Akhirnya, Desa Meunasah Papeun, Kecamatan Krueng Barona Jaya, Aceh Besar, dipilih sebagai kompleks perumahan dinas anggota DPRA, karena lokasinya cukup strategis dan hanya berjarak sekitar 3 kilometer (km) dari Gedung DPRA. Artinya, untuk pergi ke kantor seorang anggota DPRA hanya butuh waktu kurang dari 15 menit.

Setelah tanah untuk lokasi kompleks perumahan dinas anggota DPRA itu dibeli tahun 2004, kata Sekwan, maka rencana pembangunan rumah dinas pun dibuat. Pembangunan fisiknya baru dilakukan tahun 2008, karena sebagian tanah yang dibeli masih perlu ditimbun. Penimbunan dilakukan dua tahun (2005 hingga 2006). Anggaran rumah dinas baru anggota DPRA itu terkesan mahal, menurut Sekwan, karena fondasinya menggunakan konstruksi cakar ayam. Untuk fondasi saja, kedalaman tanah dasarnya mencapai 1-2 meter. Tujuannya, apabila terjadi gempa bumi, rumah dinas itu tidak runtuh.

Dirincikan, harga satuan rumah anggota dewan tipe 150 itu mencapai Rp 551 juta/unit. Sedangkan rumah untuk tiga Wakil Ketua dan Sekwan DPRA mencapai Rp 699 juta/unit. “Mengapa harganya sampai segitu, ya karena faktor tadi, ditambah bahan material yang dibeli pada umumnya berkualitas standar,” kata Sekwan Hasan Basri seraya menegaskan tidak ada penggelembungan harga (mark up) dalam pembangunan rumah dinas anggota DPRA itu.

Dia sebutkan, jumlah rumah yang dibangun di atas tanah seluas 6 ha itu mencapai 69 unit. 65 Unit di antaranya rumah berlantai dua, tipe 150, yang diplot untuk anggota DPRA. Sedangkan empat unit rumah berlantai dua, tipe 300, tiga unit di antaranya untuk tiga wakil ketua dan satu unit lagi untuk rumah dinas sekwan. Siapa saja yang akan menjadi Sekwan di kemudian hari, rumah dinasnya sudah tersedia.

Dari 69 rumah dinas anggota dewan yang diprogramkan pembangunannya sejak tahun 2008 itu, kata Sekwan, sampai kini sudah 54 unit yang rampung, yaitu 50 unit untuk anggota dan empat unit lagi untuk tiga wakil ketua plus sekwan. Sedangkan sisanya yang 15 unit lagi, masih dalam tahap pembangunan. Rumah yang masih dalam pekerjaan itu, target penyelesaiannya Desember 2009. “Artinya, jika sampai akhir tahun nanti kontraktornya tidak dapat menyelesaikan borongannya, maka ia siap dipenalti,” tegas Sekwan.

Sebanyak 54 rumah yang telah rampung dibangun itu, sudah dapat ditempati jika anggota DPRA terpilih ingin menempatinya langsung menjelang atau setelah pelantikan pada 1 Oktober 2009. Pihak Sekretariat DPRA juga telah mengisi perabotan ke rumah-rumah itu, antara lain, alat memasak lengkap satu set bersama kompor gas, kulkas, dispenser, rak piring dua pintu, dua unit spring bed, lemari pakian dua pintu, meja makan, kursi tamu, televisi, AC, air leding, listrik, dan fasilitas lainnya.

Selain 69 unit rumah dinas yang dibangun dalam kompleks perumahan DPRA di Desa Menasah Papeun itu, ungkap Sekwan, masih ada beberapa fasilitas lainnya yang sedang dibangun. Antara lain, masjid, rumah penjaga kompleks, rumah teknisi, dan rumah dinas sopir pimpinan. Menurut Sekwan, penyempurnaan penyediaan fasilitas umum dan sosial di kompleks perumahan DPRA itu terus dilakukan sesuai dengan kebutuhan anggota dewan. Terutama yang terkait dengan upaya menudukung kelancaran tugasnya. Misalnya, gedung serbaguna akan dibangun tahun depan.

Rumah dinas anggota DPRA yang dibangun di Desa Meunasah Papeun itu, menurut Sekwan, lebih besar dan lebih baik dibanding rumah dinas DPR RI di Jakarta. Untuk anggota DPR RI, pemerintah pusat hanya menyediakan rumah dinas tipe 100, tapi untuk anggota DPR Aceh disediakan rumah dinas tipe 150 dan tipe 300. Konstruksinya pun lebih baik.

Sekwan mengingatkan, setelah fasilitas akomodasi untuk anggota dewan baru sudah tersedia dengan baik, wajar kalau konstituen atau rakyat Aceh berharap anggota DPRA yang baru itu bisa bekerja lebih optimal dalam menjalankan tiga fungsinya, yaitu legislasi (membuat qanun), budgeting (menyusun anggaran) dan controlling (pengawasan). | serambinews

2 Comments leave one →
  1. 7 October, 2009 08:23

    Sungguh suatu hal yang ironis, ketika rakyat banyak dirundung musibah dan bencana, para wakil rakyat justru asyik menikmati kemewahan. suatu kemewahan yang harus dibayar oleh uang rakyat. menurut hemat saya, hal ini kurang layak dilakukan, alangkah lebih baik apabila anggaran biaya yang ada digunakan untuk suatu hal yang lebih bermanfaat.

    mudah-mudahan mereka sadar bahwa mereka adalah wakil rakyat bukan penikmat uang rakyat semata.
    Dijual Rumah

  2. 13 January, 2010 12:40

    Rupaya Rumah yang dijanjikan untuk Dewan Baru terpilih 2009 belum kenyataan!

Tinggalkan komentar Anda disini

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: