Skip to content

Institut Kesenian Aceh Harus Diwujudkan

8 October, 2009

Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas), Prof Bambang Soedibyo, secara khusus menegaskan Institut Kesenian Aceh atau IKA harus segera diwujudkan. Institut tersebut rencananya dibangun di Tanah Gayo, Kabupaten Bener Meriah.

Dukungan penuh Mendiknas terhadap rencana pembangunan Institut Kesenian Aceh diutarakan dalam acara makan malam dengan forum guru besar seni, terdiri dari guru besar dan rektor institut seni seluruh Indonesia yang dihadiri Wakil Gubernur Aceh, Muhammad Nazar, di Taman Ismail Marzuki (TIM) Jakarta, Selasa (6/10) malam.

“Institut Kesenian Aceh harus jadi dan saya mendukung penuh pembangunan institut tersebut,” tukas Mendiknas yang malam itu membuka dan meresmikan Festival Kesenian Indonesia yang diikuti perguruan tinggi kesenian se Indonesia. Wagub sendiri diundang secara khusus menghadiri pembukaan festival kesenian tersebut. Bahkan Mendiknas dalam pidato pembukaannya memperkenalkan kehadiran Wagub Nazar dan disambut aplus tamu undangan yang memadati ruang Graha Bhakti Budaya TIM. Penghormatan serupa juga diberikan Ketua Panitia Festival, Rektor Institut Kesenian Jakarta (IKJ), Dr Wagiono Sunarto, MSc.

Dukungan didirkannya Institut Kesenian Aceh juga diberikan oleh para guru besar dan rektor institut seni Indonesia, dan menyatakan siap membantu apabila dibutuhkan untuk melancarkan pembangunan intitut tersebut. “Ini sebuah penghargaan yang sangat penting diberikan kepada Aceh yang telah merencanakan pembentukan insitut kesenian. Kita mendapat dukungan dari semua pihak. Kita telah bertekad mewujudkan institut tersebut,” komentar Wagub Nazar menjawab Serambi.

Menurut Wagub, Pemerintah Aceh telah membentuk tim persiapan pembentukan IKA. Diketuai Dr Hasballah M.Saad. Tim tersebut telah bertemu dengan Rektor IKJ, Dekan Fakultas Seni Rupa dan Disain ITB Bandung, Rektor Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta. Tim itu antara lain mempersiapkan struktur kelembagaan dan kurikulum pendidikan. “Tim itu telah mendapat banyak masukan dari institusi seni yang ada. Mereka sedang menyusun rancangan kurikulum dan silabusnya,” ujar Wagub.

Lokasi tempat berdirinya Institut Kesenian Aceh juga dinilai sangat startegis karena berada di dataran tinggi Gayo. Maestro seni rupa Indonesia, Prof AD Pirous bahkan memuji lokasi yang sudah disiapkan itu. “Sangat tepat kampusnya di tanah Gayo. Baru nanti ruang pamer dibangun di Banda Aceh dan tempat-tempat strategis lainnya,” komentar Pirous saat bertemu dengan Tim Persiapan Pembentukan IKA bulan Juli 2009 lalu. Pujian serupa juga disampaikan Dekan Fakultas Seni Rupa dan Disain ITB. | serambinews

One Comment leave one →
  1. 10 October, 2009 19:17

    berkunjung

Tinggalkan komentar Anda disini

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: