Skip to content

PTN Ragukan Kualitas UN

10 November, 2009

Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) Mohammad Nuh menyatakan, perguruan tinggi negeri (PTN) hingga kini masih meragukan kualitas hasil ujian nasional (UN).

Karena itu, kebijakan untuk menggunakan hasil UN sebagai syarat seleksi nasional masuk perguruan tinggi negeri (SNMPTN) masih belum bisa dilaksanakan. Nuh mengatakan, Departemen Pendidikan Nasional (Depdiknas) hingga kini masih terus melakukan pembahasan kebijakan integrasi UN dan SNMPTN ini dengan PTN dan dinas pendidikan di tiap kabupaten/kota di Indonesia.

Pertemuan dua pihak ini diharapkan bisa menjadi pintu pembuka untuk perubahan penerimaan mahasiswa baru di PTN. “Para dosen di PTN masih sangsi dengan standar UN yang sudah ada. Makanya kami akan menunggu hasil pertemuan antara PTN dan dinas pendidikan untuk membahas standar itu,” kata Nuh seusai pembukaan Lomba Cipta Elektronik Nasional (LCEN) XIV Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) di Surabaya.

Nuh mengaku percaya hasil UN nantinya mampu dijadikan pedoman bagi siswa lulusan SMA untuk bisa masuk ke PTN. Perlahan kualitas UN akan ditingkatkan. Untuk itu Depdiknas bersama PTN akan membenahi kekurangan itu. “Jadi, semuanya harus bisa duduk bersama, baik pimpinan PTN maupun Dindik,” paparnya. Mantan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) ini mengatakan, pemakaian hasil UN untuk masuk PTN tetap ditarget untuk dipakai pada penerimaan 2010 mendatang.

Mendiknas meyakini PTN tidak akan menolak pengintegrasian UN ke dalam SNMPTN. Apalagi keterlibatan PTN nantinya tidak hanya sosialisasi atau persiapan awal UN. PTN juga akan dilibatkan dalam perumusan soal, pengawasan, sampai evaluasi. “Jadi, tidak ada alasan bagi PTN untuk menolak hasil UN. Semua bahan dan evaluasi melibatkan dosen-dosen yang ada di PTN,” tekan mantan rektor ITS itu.

Nuh juga percaya jika prestasi dan kualitas siswa di sekolah layak untuk diberikan apresiasi. Bagi siswa SD, hasil ujian akhir sekolah berstandar nasional (UASBN) nantinya juga akan dijadikan sebagai ukuran masuk SMP. Hasil UN SMP pun nantinya akan dijadikan referensi masuk SMA. “Hasil UN SMA sederajat juga akan dijadikan referensi masuk PTN. Prinsip itu yang harus bisa dijadikan pegangan,” tuturnya.

Rektor ITS Prof Priyo Suprobo mengatakan, dengan pola integrasi UN ini, pelaksanaan SNMPTN tidak serta-merta dihapus. PTN saat ini masih menunggu hasil integrasi yang dilakukan Depdiknas terkait kebijakan ini. Jika dalam pembahasan nanti masih ditemukan hasil UN tidak kredibel, maka UN hanya akan dijadikan sebagai pertimbangan syarat masuk PTN.

“Jadi tidak harus dihapus. Kami masih melihat kredibilitas hasil UN dulu. Semuanya harus dilakukan secara bertahap,” ungkapnya. Probo juga menegaskan, pelaksanaan hasil UN sebagai syarat masuk PTN juga tidak bisa dilakukan pada 2010. Alasannya, PTN masih melihat pelaksanaan UN di beberapa daerah masih kurang sempurna. Bahkan kecurangan UN juga masih marak terjadi.

“Kami akan bicarakan dengan para rektor. Jadi,paling lambat pada 2012 baru bisa dilakukan,”katanya. Probo mengaku para pengelola PTN memang belum yakin terhadap kredibilitas hasil UN. Karena itu, jika program integrasi ini dipaksakan pada 2010,akan sangat riskan.Terutama pengaruhnya terhadap kualitas mahasiswa di PTN kelak.

“Kemarin kami sudah bertemu Mendiknas. Nantinya kami juga mengadakan pertemuan dengan Majelis Rektor. Sejauh ini para rektor belum berkumpul bersama untuk membahas masalah ini,” paparnya. Menurut Probo, kewenangan masuk PTN saat ini masih menjadi hak rektor untuk menentukan. Artinya, semua keputusan harus diambil berdasarkan rapat koordinasi dengan semua rektor yang ada di Indonesia. | okezone

No comments yet

Tinggalkan komentar Anda disini

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: