Skip to content

UN Madrasah Tambah Tiga Pelajaran

23 November, 2009

Mulai tahun 2009-2010, Departemen Agama memberlakukan ujian akhir madrasah berstandar nasional (UAMBN) untuk semua jenjang pendidikan. Materi yang diujikan selain UN, yakni Alquran-Hadis, Akidah-Akhlak, Fikih, dan Sejarah Kebudayaan Islam. Sejumlah siswa madrasah yang dihubungi Lampung Post mengaku terbebani dengan ketentuan tersebut. Apalagi, batas minimal kelulusan tahun ini naik 0,25 dari 5,25 menjadi 5,5.

Wahyu, siswa kelas XII MAN 1 Bandar Lampung, mengaku mendapatkan informasi dari pihak sekolah mengenai penambahan mata pelajaran yang diujikan. “Jujur saja, tahun ini lebih berat dibandingkan tahun lalu. Namun, mau tidak mau kita harus menyiapkan diri jauh-jauh hari agar bisa lulus UN,” kata Wahyu, Minggu (22-11).

Hal senada diungkapkan Ahmad, siswa kelas IX MTsN 2 Bandar Lampung. Meskipun pelajaran Alquran dan Hadis, Akidah Akhlak, Fikih dan Sejarah Islam sudah dipelajari sejak lama, selama ini soalnya dibuat oleh daerah. “Karena soalnya dibuat Pusat, saya tidak bisa memprediksi seperti apa soalnya. Jadi, kita harus belajar lebih banyak,” kata dia.

Untuk itu, baik Wahyu maupun Ahmad mengaku sudah menyiapkan diri lebih awal. Selain itu, mereka juga intens bertanya kepada guru dan rekan-rekannya mengenai materi soal yang akan diujikan. “Ini kan baru pertama kali, jadi kami belum tahu gambarannya seperti apa,” kata Panji yang juga siswa MAN 1 Bandar Lampung.

Sebelumnya, Kepala Bidang Madrasah Pendidikan Agama (Kabid Mapenda) Kanwil Depag Provinsi Lampung Abdurahman meminta sekolah mengantisipasi hal tersebut dengan mempersiapkan siswa-siswinya sebaik mungkin.

“UAMBN ini berlaku untuk semua jenjang pendidikan di madrasah, yakni MI, MTs, dan MA,” kata Abdurahman di Bandar Lampung, Senin (26-10).

Dia menambahkan pemberlakuan UAMBN bertujuan memperkuat ciri khas madrasah sehingga perlu dilakukan penguatan pendidikan agama Islam dan bahasa Arab di seluruh jenjang pendidikan madrasah.

Dalam surat edaran bernomor DJ.I/PP.OO/1206/2009 tentang penguatan ciri khas madrasah, juga disebutkan seluruh MA baik negeri maupun swasta pada tahun pelajaran 2009–2010 diimbau membuka dan mengembangkan program keagamaan. Surat edaran tanggal 16 September 2009 itu diteken Prof. Dr. H. Mohammad Ali, M.A. | lampungpost

One Comment leave one →
  1. eko purwanto, S.Pd.I permalink
    9 December, 2009 11:18

    UAMBN MI gmn ……

Tinggalkan komentar Anda disini

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: