Skip to content

Pemerintah Janji Perbaiki Kualitas Ujian Nasional Setiap Tahun

3 December, 2009
m nuh

Sumber foto: Google

Menteri Pendidikan Nasional Mohammad Nuh mengatakan pemerintah akan memperbaiki kualitas ujian nasional setiap tahun dengan peningkatan kualitas guru dan prasarana pendidikan.

“Kalaupun sudah maju, itu belum tentu selesai. Diperintahkan atau tidak diperintahkan pengadilan, itu memang dikerjakan,” katanya usai acara puncak peringatan Hari Internasional Penyandang Cacat di Kantor Wakil Presiden, Kamis (3/12).

Sebelumnya, Mahkamah Agung dalam putusan 14 September lalu menolak kasasi pemerintah tentang ujian nasional. Dalam putusan yang dimenangi Kristiyono dan kawan-kawan di Pengadilan Tinggi Jakarta itu, pemerintah diminta meningkatkan kualitas guru, sarana dan prasarana, serta akses informasi yang merata di seluruh daerah sebelum melaksanakan ujian nasional.

Meski mengaku terus menjalankan proses perbaikan kualitas guru dan prasarana pendidikan, pemerintah tetap akan melaksanakan ujian nasional. “(Ujian nasional) tetap jalan seperti yang sudah diprogramkan,” katanya. “Tentu kami sangat terbuka menerima saran catatan untuk perbaikan UN itu.”

Menurut dia, pemerintah memutuskan tetap menjalankan program itu daripada mendebatkan perlu atau tidak ujian nasional. “Kami mengambil posisi lebih baik bagaimana meningkatkan kualitas UN sebagai bagian dari peningkatan kualitas pendidikan nasional kita.”

Apalagi, dia melanjutkan, kalau melihat diktum dan pernyataan kepala humas dan hukum Mahkamah Agung memang tidak ada larangan. “Memang di situ tidak dilarang. Pemerintah ingin mengambil posisi yang tegas, yaitu teruskan, untuk menghindari suasana ketidakpastian.”

Dalam pelaksanaan ujian nasional nanti, tidak ada perubahan dalam nilai kelulusan (passing grade), tetap mengunakan rata rata 5,5. “Tapi boleh ada angka 4 (empat)-nya,” katanya.

Saat pemerintah meningkatkan kualitas, kata dia, sembari dilakukan UN dengan cara nilai kelulusannya bertahap. “Perlu diingat yang menentukan kelulusan adalah disamping UN juga ada ujian sekolah. Jadi yang menentukan dua (komponen) itu,” katanya.

Kalaupun ujian nasional meraih nilai 10, tapi ujian sekolah jeblok, tetap tidak lulus. Syarat kelulusan ada empat, yaitu selesai menjalankan seluruh program, masalah akhlak memenuhi syarat, ujian sekolah harus lulus, dan ujian nasional juga lulus. “Jadi UN bukan satu satunya syarat kelulusan.”

Adapun agenda peningkatan kualitas, lanjutnya, adalah peningkatan kualitas guru melalui sertifikasi, kualifikasi S2 dan S1, termasuk kesejahteraan untuk guru.

Anggaran pendidikan akan lebih banyak dialokasikan pendidikan dasar sembilan tahun, yaitu Rp 23 triliun. “46 persen itu untuk pendidikan dasar dan menengah.”

Berkaitan perbaikan ujian nasional, Nuh mengatakan pemerintah akan memperbaiki pembuatan soal-soal ujian nasional, penggandaan, distribusi, pelaksanaan dan pengawas independen. | tempointeraktif

2 Comments leave one →
  1. Agus Bagus Bastyan permalink
    28 December, 2009 22:19

    uan harus tetap di adakan..tp alangkah lebih baik yang menentukan dari pihak sekolah saja……………….karena merekalah yang mengetahui keseharian belajar kami.

Trackbacks

  1. Tweets that mention Pemerintah Janji Perbaiki Kualitas Ujian Nasional Setiap Tahun « .: SAMAN UI :. -- Topsy.com

Tinggalkan komentar Anda disini

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: