Skip to content

Sekte Salek Buta Resahkan Aceh

7 January, 2010

Umat Islam di Aceh Utara, Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) diresahkan oleh maraknya perkembangan Sekte Salek Buta. Aliran baru ini diajarkan secara sembunyi-sembunyi oleh salah satu Tengku Rangkang bernama Muhammad yang dimulai di Kecamatan Tanah Pasir. Saat ini, diperkirakan sekte ini sudah memiliki ribuan pengikut setia yang tersebar.

Menurut informasi yang dihimpun, sekte ini mengajarkan versi tasauf yang berbeda dengan kebanyakan. Salah satu kitab berjudul Insan Kamil yang juga sebagai salah satu kitab tuntunan penganut Salek Buta, disebutkan ajaran sesat ini mulai ada sebelum abad ke 4 Masehi. Ajaran ini disebarkan oleh Filosof Ibnu Arabi di jazirah India yang mengenalkan ajaran Wahdatul Wujud. Dan diduga masuk ke Aceh sebelum penjajahan Belanda dibawa oleh orang pedagang asal kawasan itu.

Konon, ada dua kelompok dalam sekte ini. Pertama menyebutkan doktrin Allah SWT adalah Roh dan alam adalah tubuh. Kedua, menyebutkan Allah SWT merupakan Zat dan Alam adalah sifat. Doktrin sesat lainnya yang sangat menyesatkan, yakni Allah adalah hamba sementara Hamba adalah Tuhan yang sebenarnya.

Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh Utara menyatakan Sekte Salek Buta yang dianut oleh ribuan orang itu merupakan ajaran sesat dan murtad karena sudah jauh melenceng ajaran Islam yang sebenarnya. Ajaran ini sulit dibendung karena disebarkan secara rahasia dan mulai mengakar di sebagian penganutnya. MPU Aceh dituntut segera turun tangan dengan cara mengeluarkan Fatwa haram salek buta.

Ketua MPU Aceh Utara Tgk Mustafa Ahmad saat dijumpai menyebutkan bahwa sekte ini sangat bisa memurtadkan umat Islam menjadi pengikutnya. “Setelah kami pelajari ajaran salek buta ini bisa memurtadkan penganutnya karena sangat melenceng dari kaidah ketauhidan. Namun kami juga ada keterbatasan untuk mengantisipasi kasus ini karena kebijakan mengeluarkan fatwa adalah wewenang MPU Aceh. Apabila sudah ada fatwa kami bisa segera menanganinya sesuai jalur,” ujar Tgk Mustafa yang juga pemimpin Dayah Paloh Gadeng, Krueng Guekuh. | jppn

One Comment leave one →
  1. 7 January, 2010 03:48

    Wah… tidak cuma di tanah jawa saja masalah ajaran sesat. waspada…

Tinggalkan komentar Anda disini

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: