Skip to content

Magnet School Aceh Timur Mulai Dibangun

25 May, 2010

Sekolah Unggulan Terpadu, Magnet School, mulai dibangun di Desa Dama Tutong, Peureulak, Aceh Timur, Sabtu (22/5). Pembangunan sekolah ini berasal dari bantuan Islamic Development Bank (IDB).

Karena itu, penduduk, khususnya generasi muda Aceh Timur boleh berbangga hati karena akan segera menikmati pendidikan lebih berkualitas.

Peletakan batu pertama pembangunan sekolah unggulan terpadu ini dilakukan Bupati Aceh Timur, Muslim Hasballah. Bupati didampingi antara lain para pejabat daerah setempat.

Seiring kebangaan itu, lanjut Bupati Muslim Hasballah dalam sambutannya, diharapkan pembangunan dan pengelolaan sekolah ini berjalan baik.

Sehingga, kelak terwujud sebuah sekolah yang memiliki manajemen operasional yang mendukung peningkatan mutu pendidikan generasi muda di kabupaten ini.

“Dengan keberadaan sekolah ini, kita berharap bisa mengejar ketinggalan kita dalam pendidikan dari daerah lain,” katanya.

Bupati juga berharap, Sekolah Unggulan Terpadu Magnet School ini dapat menjadi motivasi tersendiri bagi orang tua dan masyarakat untuk memberikan pendidikan kepada anak-anaknya.

Tanpa pendidikan yang baik, mustahil akan mampu meraih cita-cita untuk masa depan, ingatnya.

Sempat tertunda

Pembangunan Magnet School ini sempat tertunda selama sekitar tujuh tahun.

Awalnya, sekolah unggulan terpadu ini merupakan kerja sama Pemkab Aceh Timur dengan IDB perjanjian pinjamannya (loan agreement) dimulai sejak 2003. Baru pada 2010 pembangunan sekolah ini bisa dilaksanakan.

Menurut Muslim Hasballah, ini merupakan perwujudan partisipasi aktif institusi terkait bersama pemerintah untuk ikut mewujudkan cita-cita nasional, yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa.

Sebagai kepala daerah, dia menyata bangga dan menyampaikan penghargan setinggi-tingginya kepada IDB dan pihak lainnya yang ikut membantu pembangunan sekolah ini.

Lebih lanjut dikatakannya, sesuai laporan yang diterima, Magnet School ini akan dijadikan sebagai Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Unggulan Terpadu dengan daya tampung 300 siswa dan dilengkapi asrama.

Perwakilan IDB untuk Indonesia, Makhlani, dalam kesempatan itu menjelaskan, Magnet School bantuan IDB ini merupakan bangunan ketiga di Indonesia dan yang pertama di Sumatera.

Kompleks sekolah ini akan terdiri dari 16 unit bangunan. Bangunan itu antara lain mesjid, gedung serba guna, laboratorium, ruang belajar, ruang makan, pusat kegi atan guru, asrama putra dan putri, perpustakaan, perumahan tipe 70 dan 54 serta pos jaga.

Namun, berdasarkan pengukuran ulang lahan oleh BPN, ternyata kompleks ini kekurangan lahan. Karena itu, pihaknya berharap Bupati Aceh Timur membantu pengadaan atau pembebasan lahan seluas 2.500 meter persegi (m2)

Dengan tambahan lahan itu diharapkan pembangunan kompleks sekolah ini bisa lancar dan rampung akhir Desember 2010. | analisa

3 Comments leave one →
  1. Dara permalink
    24 September, 2010 22:50

    Kenapa tidak di buat dari setara MTs

  2. Ikhral permalink
    12 January, 2011 15:31

    sampek sekarang blm juga 50% pembangunannya….

  3. 21 August, 2011 09:41

    Emang di magnet school gk ada perguruan tinggi, sya dngar pendidkn@ dr sd smpe perguruan tinggi.

Tinggalkan komentar Anda disini

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: