Skip to content

Qanun Penyiaran Aceh Tak Hargai NKRI

27 May, 2010
aceh

Foto : bbc.co.uk

Banyak pihak yang menyayangkan jika qanun juga diberlakukan dalam penyiaran di Aceh. Qanun ini bisa dianggap tidak menghargai Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Buat kami ini sangat bermasalah, selain tidak menghargai NKRI, di sisi lain akan sangat membatasi. Agak mengecewakan menurut saya,” kata Ade Armando dari Masyarakat Komunikasi dan Informasi (Maksi).

Hal itu diungkapkannya dalam diskusi yang bertema “Rencana Pemberlakuan Qanun Penyiaran Aceh: Masalah dan Ancaman?” di Hotel Nikko, Jakarta Pusat, Rabu (26/5/2010).

Permasalahan ini sebenarnya sudah lama diskusikan oleh berbagai pihak, termasuk dari Komisi Penyiaran Daerah. “Tapi sekarang malah ada perubahan. Saya pikir ini ada kekecewaan terhadap KPI pusat,” ucapnya.

Atau barangkali, katanya, terdapat kelompok-kelompok tertentu yang sangat mengidam-idamkan penerapan syariah Islam dengan keras.

“Saya pernah bilang pada mereka, Anda toh tak bisa mengisolasi diri dengan daerah-daerah lainnya. Karena selama tidak merugikan ajaran Islam ya sah-sah saja,” tuturnya.

Berikut isi qanun penyiaran Aceh.

  1. Larangan bagi lembaga penyiaran menayangkan fitur, berita investigasi, film dokumenter, sinetron, lagu, musik, iklan, bahkan kuis sekalipun yang tidak berkepentingan mengajarkan agama Islam.
  2. Larangan bagi lembaga penyiaran menyajikan siaran tentang valentine, rekonstruksi pidana, kasus mesum, kekerasan, penggalangan dana, yang tidak ada kaitannya dengan nilai-nilai Islam, termasuk acara yang menjurus ke dakwah agama selain Islam.
  3. Larangan atas penayangan iklan serta berbagai produk penyiaran yang tidak sesuai dengan nilai Islam.
  4. Film-film yang akan disiarkan di stasiun televisi yang memiliki nilai siar di Aceh harus disensor dulu dengan lembaga sensor Aceh sebelum dapat disiarkan di wilayah Aceh. | okezone
2 Comments leave one →
  1. 6 December, 2010 15:59

    Stuju bget. dgn d adakan lembga sensor d Aceh. Trus da pelrang penayangan acra TV yg tdak mendidk…

  2. hyadi permalink
    1 December, 2012 10:46

    maklum aja pimpinan dia aceh saat ini adalah bekas orang gila yang belum sepenuhnya sembuh,n merasa sok pintar sok suci, padahal kloa udah keluar daerah/keluar negeri otaknya juga kotor…..

Tinggalkan komentar Anda disini

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: