Skip to content

Surat Terbuka Dari Advokasi Mahasiswa BEM UI 2010

10 June, 2010

Dari Kepala Departemen Kesejahteraan Mahasiswa BEM UI 2010. Mohon disebarkan seandainya ada kenalan dari rekan-rekan yang lulus UMB atau SNMPTN nanti:

Saya tahu pasti, banyak di antara kalian yang menyesali tidak mengikuti proses BOP-B karena tidak tahu ada BOP-B atau salah paham apa itu BOP-B. Sebagian di antara kalian langsung mengira bahwa biaya di UI adalah 7.500.000 untuk sains dan 5.000.000 untuk humaniora, apalagi ketika media massa nasional yang mencantumkannya. Saya berusaha mengomunikasikannya dengan pihak universitas untuk mencantumkan BOP-Berkeadilan di setiap publikasinya. Alhamdulillah setelah itu media massa nasional tersebut mulai mencantumkan BOP-B di publikasi SIMAK UI 2010. Namun masih tidak sedikit di antara kalian yang mengira BOP-B adalah keringanan sehinga hanya bisa diajukan oleh keluarga yang tidak mampu.

Untuk ini, keterbatasan membuat saya hanya bisa melakukan upaya minimalis seperti menyebar tulisan. Itu pun harus sangat hati-hati dalam redaksionalnya, karena di sini saya bukan seorang demonstran yang propagandiz. Ini tulisan yang saya buat ketika itu: http://www.facebook .com/note.php?note_ id=384737868881.

Saya sempat berpikiran bagaimana cara efektif mengakomodir kalian yang kebingungan dan punya banyak pertanyaan terkait BOP-B dan biaya kuliah di UI. Oleh sebab itu, saya membuat tulisan lagi yang isinya menjawab garis besar pertanyaan yang kerap kali muncul di antara maba, yaitu http://www.facebook.com/note.php?noteid=384916578881, atau http://www.facebook.com/note.php?noteid=386027293881. Untuk pertanyaan lain, saya berkomunikasi dengan paguyuban se-UI untuk pertanyaan yang datangnya dari maba luar daerah Jabodetabek.

Setelah berkas diterima, variabel yang ada mulai dikalkulasikan. Pada saat saya berbicara tentang bagaimana saya dan teman2 bisa membantu, pihak universitas menyampaikan bahwa SDM-nya sudah ada. Namun alhamdulillah, saya bisa membawa 4 orang teman saya untuk ikut membantu. Kami berusaha semaksimal mungkin dalam berhari-hari pengentrian data. Tentu saja, tidak termasuk dalam pemegangan data karena itu hak confidential kalian.

Beberapa waktu kemudian, hasilnya kalian terima. Insya Allah semuanya sesuai dengan perhitungan variabelnya, Teman2. Namun saya juga paham, tidak sedikit di antara kalian yang mempunyai kondisi khusus yang tak seindah variabel di atas kertas. Sebenarnya itu ada di halaman kondisi ekonomi keluarga, Teman2. Sayangnya ada yang tidak menjelaskan dengan jelas di sana. Yah, tidak saya pungkiri juga, ada juga yang sudah menulisnya dengan jelas namun menurut pandangan universitas bukan termasuk kondisi khusus.

Di sinilah kesempatan dibuka, mengajukan e-mail ke bop-berkeadilan@ ui.ac.id untuk mengomunikasikan kendala yang kalian hadapi. Keterbatasan waktu memang membuat kesempatan Teman2 untuk mengajukan e-mail juga sangat terbatas, yaitu hanya 2 hari.

Adalah satu hal yang tidak mungkin kami menjamah kalian satu per satu sementara kami tidak tahu siapakah di antara kalian yang bermasalah, sedang kita berjarak jauh. Kadang saya berpikir, andai kami memegang data kalian, mungkin kami akan bisa mencegah semuanya. Namun ternyata toh kendala itu memang tidak juga terkomunikasikan di data tersebut, dan tidak sedikit juga di antara kalian yang memiliki kendala yang menurut hitungan komputer tidak memiliki kendala. Yah, seperti yang saya bilang tadi, saya paham tidak sedikit di antara kalian yang mempunyai kondisi sebenarnya yang tak seindah variabel di atas kertas tersebut. Alhasil, saya dan teman2 saya berusaha untuk berkomunikasi dengan paguyuban se-UI untuk membantu adik2nya di daerah yang mempunyai kendala, dan berusaha menjawab kekhawatiran Teman2 melalui upaya yang lagi-lagi hanya bisa minimalis: online.

E-mail keberatan pun diterima, dan mulai diproses. Di sini kegelisahan baru kalian muncul lagi: tanggal keputusan yang sangat dekat (bahkan melewati) dengan tangal batas akhir pembayaran. Saya mengomunikasikan hal ini ke pihak universitas tentang hal ini. Ternyata ada mekanisme otomatis tunda bayar bagi para pengaju e-mail keberatan, sehingga kalian sebenarnya tidak perlu mengkhawatirkan batas waktu bayar tersebut. Saya paham, Teman2 khawatir karena ada keterangan bahwa yang tidak membayar sampai batas akhir pembayaran maka dianggap mengundurkan diri — sementara begitu kerasnya upaya Teman2 untuk sampai di sini sebelum ini (saya juga sangat tidak ingin kehilangan UI, kok, waktu dulu ^^). Namun, Teman2, pernahkan Teman2 mendengar bahwa UI tidak akan mengeluarkan mahasiswanya karena masalah biaya? Percayalah, itu pasti. Termasuk camaba karena kalian sebenarnya sudah punya NPM. Itu hak kalian. Tidak melakukan registrasi dan pembayaran di awal tahun tepat waktu akan dianggap mengundurkan diri karena memang UI memastikan mana mahasiswanya yang benar2 akan masuk UI. Namun kalau ada kendala di keuangan, komunikasikan saja, karena rektor UI sendiri yang menjamin tidak akan mengeluarkan kalian karena masalah biaya.

Kekhawatiran berikutnya mungkin soal e-mail balasan karena Teman2 butuh kepastian. Pihak Universitas memang tidak melibatkan saya dan teman2 saya di sini, sehingga saya hanya bisa berkomunikasi secara berkala untuk menanyakan perkembangan balasan e-mail. E-mail yang masuk cukup banyak, Teman2, jadi Teman2 bersabar, ya.

Sembari menunggu, ada hal lain yang mungkin membuat Teman2 SIMAK UI kaget, yaitu pembayaran berubah menjadi tanggal 2 Juni. Maaf, Teman2, ternyata ada kesalahan teknis di sana, perpanjangan waktu bayar sampai tanggal 7 sebenarnya hanya untuk yang mengajukan e-mail keringanan saja, bukan untuk semuanya. Tapi ternyata yang keluar adalah untuk semuanya. Alhasil diubah kembali menjadi tanggal semula, seharusnya 31 Mei, namun karena sudah lewat jadi tangal 2 Juni. Di sinilah mungkin Teman2 yang mengajukan e-mail langsung shock dan tidak sedikit di antara Teman2 yang akhirnya mencari pinjaman sana-sini untuk tidak dianggap mengundurkan diri dari UI. Saya berusaha mengomunikasikan ini ke pihak universitas, namun tanggal memang tidak bisa diubah menjad tanggal 7 dan tanggal 2. Akhirnya saya kembali melakukan upaya yang hanya bisa minimalis: berkomunikasi dengan Teman2 paguyuban dan lewat media jejaring sosial.

Banyak di antara Teman2 yang mungkin sebenarnya sedang menunggu hasil proses keringanan tapi sudah membayar — yang berarti sudah dianggap menyepakati penetapan tersebut. Setelah dikomunikasikan dengan pihak universitas, kami diizinkan untuk tetap memproses kalian yang sudah membayar untuk melihat penetapan yang sesuai untuk menjadi hak kalian.

Pada tanggal 4 Juni pun ternyata di account sebagian dari kalian tampak skema cicilan 3x. Saya mengomunikasikan hal ini ke pihak universitas dan ternyata e-mail kalian masih tetap akan diproses. Namun ternyata ada di antara kalian yang akhirnya sudah melakukan mekanisme pencicilan karena informasi tersebut.

Proses diawali dengan investigasi kemudian menyampaikannya ke pihak universitas. Investigasi dareah luar Jabodetabek dilakukan bukan oleh saya dan teman2 saya, karena begitulah ketetapan universitas. Saya, ketua BEM saya, dan Majelis Wali Amanat unsur mahasiswa saya pernah mengomunikasikannya dan ternyata tetap tidak bisa. Kami menghormati keputusan universitas dan berusaha menjalankan bagian kami sebaik-baiknya. Alhamdulillah, hujan, macet, dan jarak yang jauh serta daerah yang tak dikenal tak menyuruti langkah Teman2 saya (sangat beruntung berjuang bersama orang2 tangguh seperti mereka). Dan sungguh, bersilaturahmi dengan kalian adalah salah satu hal yang dapat kami syukuri. Senang bisa mengenal keluarga kalian.🙂

Setelah itu proses penyampaian dan penetapan dilakukan, dari pagi sampai malam. Selanjutnya, kami menunggu hasil diposting di account masing2 dari kalian.

Dalam jangka waktu 1 hari, saya paham bukan hal mudah bagi sebagian di antara kalian untuk melunasi pembayaran. Hal ini kami usahakan untuk dikomunikasikan dengan pihak universitas, dan akhirnya waktu pembayaran dapat diperpanjang s.d tanggal 11 Juni — dengan cara kalian mengirim e-mail ke bop-berkeadilan@ui.ac.id.

Setelah ini semua, ternyata masih ada miss yang terjadi, seperti ternyata ada yang merasa tidak diivestigasi, bahkan berkas yang ternyata tidak sampai sehingga BOP-B-nya tidak diproses. Ada juga yang ingin melakukan pembayaran tapi ternyata NPM-nya sudah tidak dapat ditemukan dan yang menyampaikan bahwa sebenarnya tidak mampu dengan besarannya namun terpaksa berhutang untuk melunasi atau mencicil setelah melihat informasi tangal 2 atau 4 Juni. Dan ternyata ditemukan juga yang tetap tidak sanggup membayar dengan hasil yang ditentukan.

Saya mendiskusikan hal ini dengan teman2 saya, dan kesimpulannya tetap tidak mungkin kami menjamah kalian semua. Akhirnya diputuskan untuk mengumpulkan inventarisasi masalah masuk ke masing2 kami untuk dikomunikasikan dengan pihak universitas. Inventaris tersebut diterima oleh pihak universitas untuk kemudian ditelaah lebih lanjut oleh mereka.

Sampai di titik ini, saya sungguh memohon maaf karena saya sadar tidak banyak yang telah saya lakukan untuk Teman2. Jangan menyerah untuk kuliah di UI, Teman2, karena Teman2 harus tahu, begitu banyak beasiswa melimpah di sini, ini juga jalan keluar untuk kendala kalian, Teman2. In sya Allah, kami di sini siap membantu Teman2 dalam berburu beasiswa.

Kadang2, hasil yang ada kelihatan besar karena kecenderungannya kita membandingkan dengan yang kecil aja, kok, Teman2. Percayalah, kami berusaha memperjuangkan Teman2 mendapat penetapan biaya sesuai dengan kemampuan yang Teman2 komunikasikan. Dan sekali lagi: beasiswa di UI MELIMPAH. Ayo berburu beasiswa!!! ^0^ Semangat, Pejuang! Ayo berani masuk UI!😉
*Sangat mencintai UI karena Allah.*

Semoga pelaksanaan UMB dan SNMPTN bisa lebih baik, semoga saya bisa berjuang lebih baik lagi. Oya, ini notes buat UMB yang sudah saya buat: http://www.facebook.com/note.php?note_id=394525873881. Mohon bantu sebarkan, ya.🙂

Kadep kesma BEM UI 2010
Ridhaninggar Rindu Aninda
0706273846

No comments yet

Tinggalkan komentar Anda disini

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: