Skip to content

Peserta SNMPTN Unsyiah Lebih 11 Ribu Orang

16 June, 2010
Unsyiah

Foto : wenkul.wordpress.com

Jumlah pendaftar sebagai peserta ujian tulis Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2010 pada Panitia Pelaksana Lokal (PPL) Banda Aceh hingga hari terakhir, Minggu (13/6) tercatat 13.554 orang.

Dari jumlah itu, 11.382 peserta mengambil lokasi ujian di Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) Banda Aceh, sedangkan 2.172 orang di Universitas Malikul Saleh (Unimal), Lhokseumawe.

Dari jumlah yang mengambil lokasi ujian di Unsyiah, tercatat 2.548 kelompok Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), 2.126 kelompok IPS, dan 6.708 kelompok IPC.

Jumlah peserta ujian SNMPTN di Unsyiah tahun ini berkurang sebanyak 863 orang dibandingkan 2009 yang mencapai 12.245 orang.

Peserta akan mengikuti ujian tulis selama dua hari, 16-17 Juni 2010. Lokasi ujian kelompok IPC dan IPS berada di Kampus Unsyiah, sementara kelompok IPA mulai dari SD Negeri 54 (Yayasan Tahija), Lampineung, hingga ke SMP Negeri 2 Lampriet, Banda Aceh.

Kepada calon peserta ujian diharapkan sehari sebelum ujian sudah melihat ruang ujian masing-masing agar pada hari pelaksanaan tidak tersesat. Lokasi ujian dapat dilihat di papan pengumuman di seputar Biro Rektor Unsyiah dan RKU, Darussalam atau pada posko informasi SNMPTN 2010, dan Humas Unsyiah.

Ketua PPL Banda Aceh, Prof Dr Ir Samsul Rizal MEng melalui Kepala Humas Unsyiah, Drs Wahab Abdi MSi, mengharapkan agar pelaksanaan ujian lancar dan tertib.

“Calon peserta yang telah terdaftar harus datang tepat waktu, yaitu pukul 07.30-08.00 WIB sudah mamsuk ke ruangan, mengisi biodata, dan pemeriksaan identitas. Materi ujian untuk masing-masing kelompok dapat dilihat pada kartu tanda peserta,” ujar Wahab Abdi kepada wartawan, Senin (14/6).

Dijelaskannya, pengisian identitas harus benar-benar sesuai dengan data yang diisikan ke dalam formulir pendaftaran.

“Sebab, pengalaman menunjukkan calon tidak lulus bukan karena tidak mampu menjawab soal ujian, tapi biodata yang diisikan salah,” kata Wahab Abdi seraya menambahkan agar pengawas dan kepala ruang dapat membimbing peserta untuk mengisi biodata secara benar sebelum ujian dimulai.

Selain itu, katanya, peserta juga harus membawa identitas diri berupa nomor peserta, identitas yang diisikan saat mendaftar, dan fotokopi ijazah yang sudah dilegalisir.

“Bagi yang belum mempunyai ijazah, dapat membawa SKHU atau surat keterangan lulus dari sekolah yang ditempeli pasfoto yang dikenai distempel sekolah,” tambah Wahab.

Diharapkan peserta dapat mempersiapkan diri dengan baik, termasuk jangan lupa sarapan pagi, menyediakan penghapus, dan pensil 2-B.

“Khusus pensil 2-B harus yang benar-benar asli. Karena jika bukan 2-B asli kemungkinan besar tidak akan terbaca saat dipindai (scanning),” ujarnya. | analisadaily

No comments yet

Tinggalkan komentar Anda disini

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: