Skip to content

Provinsi Aceh Lancarkan Gebrakan, Calang Sepele Pariwisata

27 June, 2010
Aceh Tourism

Ilustrasi: indonesia-tourism.com

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Provinsi Aceh, Marwan Sufi Sarjana Hukum mengharapkan warga masyarakat perlu lebih proaktif untuk melakukan kegiatan promosi dan pemasaran objek dan daya tarik (atraksi) wisata di Provinsi paling ujung pulau Sumatra Indonesia ini. Hal itu diharapkan sehubungan dengan telah diberlakukannya izin penerbitan Visa on Arrival (VoA) atau visa kunjungan saat kedatangan untuk warga negara asing melalui Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda (SIM) Blang Bintang, Kabupaten Aceh Besar awal bulan Juni ini.

“Dengan diberlakukannya penerbitan visa saat kunjungan, semua pihak pejabat terkait harus betul betul dimamfaatkannya. Dukungan semua pihak sekarang untuk promosi pariwisata, perlu dipertahankan tentu saja keberhasilan dukungan pihak luar Disbudpar sangatlah perlu,ujar Marwan Sufi SH mantan Sekda Kab.Aceh Jaya kepada Pers di Banda Aceh, (21/6).

Pernyataan dan harapan tersebut disampaikan putra Aceh Lamno ini sehubungan ada permintaan Ketua Komisi D DPR Aceh, Ir Jufri Hasanuddin yang mengharapkan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan ada peningkatan bekerja memaksimalkan promosi wisata Aceh ke negara non bebas visa seperti di Eropa, Amerika, Arab, dan Negara lainnya.

Dikatakan Marwan Sufi, saat ini pihaknya terus berupaya mempromosi wisata Aceh dengan mengikuti berbagai event pameran pariwisata dalam dan luar negeri untuk memperkenalkan potensi daerah, produk pariwisata dan peluang investasi pada masyarakat internasional dalam bentuk brosur, booklet, leaflet, post card, banner, CD serta menyampaikan informasi lengkap tentang keberadaan travel/biro perjalanan wisata yang sudah beroperasi di Aceh, sekaligus mensosialisasikan pemberlakuan VoA di Aceh.

“Kemitraan dengan berbagai pihak asing dalam rangka kerjasama investasi bidang pariwisata perlu terus dibangun, khususnya pembangunan objek wisata, perhotelan, penerbangan internasional serta pengembangan industry pariwisata lainnya seperti money changer dan restaurant,” ungkap ahli Hukum ini.

Disebutkan, peningkatan sarana dan prasarana pendukung pariwisata yang telah dilakukan oleh pemerintah, munculnya berbagai NGO yang bergerak pada sektor pariwisata di Aceh serta berbagai kegiatan promosi wisata Aceh ke luar negeri oleh pekerja NGO yang dilakukan secara sukarela, juga menandakan perhatian yang makin serius terhadap upaya pengembangan pariwisata Aceh.

Sebuah Sumber menyebutkan Pengembangan pariwisata calang Aceh jaya sekarqang tertinggal karena sikap oknum pejabat dusana berqani berbain merugikan daerah. Sumber tokoh masyarakat ini menyebutkan katakanlah panggilan must merancang sendiri bertentangan dengan ketentuan dalam bentuk media tidak memenuhi standar “ Lima W tambah Satu H”, tambah sumber informasi yang pernah bertugas sebagai pejabat promosi kepada Wartawan Berita Sore wilayah Barat.

Hanya saja, Sumber ini sangat menyesalkan karena belum ada pihak di Aceh Jaya masih mendukung program keliru dalam pengembangan pariwisata. Hal itu karena Pimpinan Dinas tersebut Aceh Jaya sering merasa tidak nyaman dengan sering pindah pindah yang ditetapkan oleh keputusan pimpinan daerah. Kondisi lain telah terjadi bagi wisatawan mancanegara yang datang mengadu kepada pimpinan terkait karena merasa ditipu oleh penjual makanan dan penyedia jasa angkutan Harga yang ditetapkan jauh di atas harga yang tertera dalam kuitansi maupun harga normal berlaku. Kondisi ini dikhawatirkan dapat menghambat perkembangan pariwisata di Aceh,” tulis sumber media dalam Mingghu ini.

Kepala Dinas pariwisata Aceh besar Rusli menyatakan sedang memantau terus supaya di kabupaten Aceh besar tidak terjadi hal hal yang merugikan daerah dalam rangka meningkatkan peran serta unsur masyarakat dalam menjaga citra daerah di mata Internasional. Ketika ditanyakan kerja dalam minggu ini Drs Rusli menyebutkan kondisi Ie Seum Um (air panas) Kecamatan masjid raya sedang ditata untuk nilai jual tinggi Aceh besar sebagai pintu gerbang, tambahnya. | beritasore

No comments yet

Tinggalkan komentar Anda disini

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: