Skip to content

Unsyiah Masuk Tujuh Besar Universitas Dunia

4 July, 2010
IAU

Ilustrasi: iau-aiu.net

Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) Darussalam Banda Aceh, masuk dalam daftar tujuh besar dari ratusan universitas di dunia yang menjadi Pilot Project Internasional Association of Universitics (IAU).

Pemberlakuan pilot project ini dinilai penting dan bertujuan untuk meningkatkan mutu pendidikan di universitas jantung hati masyarakat Aceh itu.

“Unsyiah telah ditunjuk menjadi bagian dari tujuh universitas di dunia untuk dikembangkan oleh Internasional Association of Universitics. Penunjukan Unsyiah ini merupakan hasil rekomendasi dari Universitas Sains Malaysia (USM),” ujar Rektor Unsyiah, Prof Dr Darni M. Daud, MA kepada para wartawan yang hadir di sela-sela penandatanganan MoU kerjasama antara Unsyiah dengan University Deakin Australia di ruang kerjanya, Kamis (1/7).

Menurutnya, selain Unsyiah, ada enam universitas lainnya yang menjadi Pilot Project Internasional Association of Universitics, yaitu Universitas of Battambang, Technical University of Loja Ekuador, Champasack University di Lao PDR, Pontifical Catholil Universitas of Peru, Inter American University of Puerto Rico serta Universitas of Arizona Amerika Serikat.

Fasilitas
Dengan menjadi pilot project IAU ini, kata Darni, Unsyiah akan mudah mendapatkan fasilitas untuk pengembangan mutu. Selain itu, keberadaan Unsyiah juga akan semakin diakui sejumlah negara di dunia yang akan berimbas dengan mudahnya para lulusan mendapatkan kesempatan kerja di lembaga asing nantinya.

“Kita berharap ini sebagai langkah awal Unsyiah untuk berbenah dan memantapkan perannya di tengah masyarakat internasional,” jelasnya.

Mengenai kerjasama dengan University Deakin Australia yang baru ditandatangani MoU kemarin, tambah Darni, juga bergerak di bidang peningkatan mutu pendidikan.

“Untuk pertama, kita akan mulai dengan pertukaran dosen terutama untuk tingkat pascasarjana Bahasa Inggris. Ke depan kita berharap kerjasama ini terus mengalami peningkatan,” ujarnya.

Di luar dua kerjasama yang menjanjikan itu, Unsyiah juga ditunjuk oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sebagai 10 besar dari anggota Komisi Inovasi Nasional (KIN). Keberadaan anggota KIN ini bertujuan untuk memberikan pemikiran dalam pengembangan bangsa. | analisadaily

Tinggalkan komentar Anda disini

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: