Skip to content

Waspadai Daerah Rawan Gempa

5 July, 2010
gempa

Ilustrasi: bolehtau.wordpress.com

Rahasia di kalangan ahli geologi itu akhirnya terbongkar juga. Prof Dr Munirwansyah yang membeberkannya. Ketua Bidang Geoteknik Fakultas Teknik Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) ini buka kartu Sabtu (3/7) lalu dalam pidato pengukuhan guru besarnya di Kampus Unsyiah bahwa Banda Aceh merupakan kota yang rawan gempa.

Ibu Kota Provinsi Aceh ini, menurutnya, juga diapit dua patahan besar lempeng bumi. Yakni, patahan Darul Imarah dan patahan Darussalam yang merupakan sesar aktif dan paling peka terhadap getaran pergeseran. Ini pula yang menyebabkan, hampir seluruh gempa yang episentrumnya di laut atau di darat Pulau Sumatera, dirasakan getarannya oleh penduduk Banda Aceh.

Sebetulnya, sudah lama dan lumayan banyak geolog yang tahu bahwa Banda Aceh rawan, bahkan sangat rawan gempa. Kota ini malah layak dijuluki “city on the ring fire”, kota di atas cincin (gunung) api, karena besarnya potensi gempa vulkanik, mengingat di dekat Banda Aceh, terdapat Gunung Seulawah Agam yang masih aktif.

Tapi para geolog punya alasan dan pertimbangan tersendiri, sehingga lumayan lama informasi mengenai Banda Aceh yang rawan gempa itu ditahan-tahan untuk tidak dipublikasi. Kebanyakan geolog berpendapat, karena penduduk Banda Aceh dan sekitarnya baru saja mengalami duka tak terperi akibat gempa 9,1 Richter yang memicu tsunami pada 26 Desember 2004, sehingga geolog menahan diri tidak membeberkan informasi yang mencekam itu ke ranah publik. Para ilmuwan di bidang dinamika kebumian itu sepertinya tidak ingin penduduk Banda Aceh dan sekitarnya gundah dan merasa “terteror” oleh kabar bahwa kota yang mereka diami ternyata rawan gempa.

Tapi Profesor Munirwansyah yang mantan kepala Bappeda Aceh itu punya alasan tersendiri mengapa dalam pidato pengukuhannya ia beberkan “rahasia perut bumi” Kota Banda itu secara detail. Forum akademik di Unsyiah dia pandang tepat untuk menyampaikan hal itu. Pahit atau manis kedengarannya, itulah kenyataan. Ilmuwan tak boleh selamanya menutupi-nutupi fakta.

Bukan hanya Banda Aceh, menurut Munirwansyah, Kota Sabang pun sebenarnya berada persis di jalur gempa pada patahan lempeng Sumatera. Ini penting diketahui untuk mengantisipasi bencana dan pengambilan kebijakan dalam tata ruang di Banda Aceh maupun Sabang. Itulah pertimbangan utama mengapa Munirwansyah membeberkannya. Jadi, bukan untuk menakut-nakuti penduduk Banda Aceh dan Sabang.

Pada masa yang tepat, “rahasia kebumian” itu memang harus diungkap gamblang agar penduduk makin sadar bencana. Sedangkan pemerintah setempat terdorong untuk cepat tanggap mengantisipasi bencana kebumian dan mengambil kebijakan yang tepat dalam penataan ruang terkait kondisi Banda Aceh atau Sabang yang rawan gempa itu.

Semua kita berharap agar Pemerintah Aceh dan Pemko Banda Aceh memetakan daerah-daerah yang ada di wilayah patahan atau sesar aktif tersebut. Apabila ada zona yang dinyatakan potensial dilanda gempa besar, maka sepatutnya zona tersebut tidak dimanfaatkan untuk pemukiman warga dan tidak dibangun perkantoran. Tempat yang rawan bencana, sebaiknya diperuntukkan hanya sebagai daerah terbuka hijau. Sedangkan penduduk sekitarnya, seperti direkomendasikan Prof Munirwansyah, dipindah ke wilayah yang lebih aman.

Kita memang pantas semakin waspada, mengingat sudah sangat lama tidak terjadi gempa besar yang episentrumnya di Banda Aceh atau Sabang. Ini disebut daerah sepi gempa. Nah, sepi itu bisa mengandung dua arti, bisa tidak berbahaya dan bisa juga sangat berbahaya. Syukur kalau memang tidak berbahaya. Tapi kalau memang sangat berbahaya, minimal kita sudah tahu akan kondisi itu dan sudah menyiapkan mental untuk menghadapi kemungkinan terburuk. | serambinews

One Comment leave one →
  1. 26 August, 2010 08:36

    terima kasih atas infonya……….

Tinggalkan komentar Anda disini

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: