Skip to content

Pemerintah Diminta Buat Regulasi Pariwisata Aceh

13 December, 2010

pariwisata

Upaya memajukan sektor pariwisata di Aceh hingga saat ini masih terkendala akibat belum adanya regulasi peraturan yang jelas, terutama menyangkut batasan antara yang boleh dan yang terlarang bagi kalangan turis.

Hal itu terungkap dalam pertemuan antara Wakil Bupati Aceh Besar, Anwar Ahmad SE, dengan Pengurus Asosiasi Profesional Pariwisata Indonesia yang dipimpin Ketua DPD ASPPI Aceh, Anas Zulham Almansour SE MCH, Minggu (12/12), di kawasan pantai wisata Lampuuk, Aceh Besar.

Untuk mengatasi ketidakjelasan batasan yang boleh dan yang terlarang tersebut, kata Anwar Ahmad, Pemerintah Aceh diharapkan segera membuat regulasinya. Hal ini penting menyangkut citra pariwisata Aceh ke depan. “Aceh sesungguhnya memiliki potensi besar di sektor pariwisata. Tapi, sayangnya, selama ini belum tergarap dengan baik, kurang promosi dan belum jelasnya batasan yang dilarang dengan boleh,” katanya.

Untuk itu, kata politisi PAN Aceh itu, sebelum membuat aturan pembatas antara yang boleh dengan yang terlarang, sebaiknya pemerintah Aceh menggelar seminar tentang pengembangan pariwisata Aceh dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai ke-Islaman dan menghadirkan pakar pariwisata dari negara-negara Islam yang wisatanya maju.

“Malaysia dan Dubai merupakan dua negara Islam yang patut ditiru pengembangan pariwisatanya. Mereka tetap melaksanakan syariat, tapi usaha pariwisatanya tetap sukses,” katanya.

Dikatakan, selama ini pada bulan-bulan Juni-Juli, turis asal Arab banyak yang berkunjung ke Indonesia. Dan kalau Aceh sudah siap, sebenarnya Aceh juga bisa menggarap para turis tersebut untuk hadir ke Aceh.

Sementara itu, Ketua DPD ASPPI Aceh, Anas Zulham Almansour SE, MCH, kepada Wakil Bupati Aceh Besar mengatakan, pihaknya siap untuk mendukung upaya pengembangan sektor pariwisata Aceh, terutama di wilayah Aceh Besar.

“Kita siap menghadirkan operator tour dari berbagai daerah untuk lebih mengenal Aceh hingga mereka bisa menjualnya ke manca negara,” katanya. Sedangkan Kepala Divisi Humas DPD ASPPI, Akmal Aminuddin SE MM, secara panjang lebar menjelas program kerja dan agenda ASPPI Aceh dalam tahun 2010 dan tahun 2011 mendatang. Para pengurus ASPPI yang hadir dalam pertemuan dengan Wakil Bupati Aceh Besar tersebut antara lain, Wakil Ketua Ichsan, sekretaris DPD Umar Machtub, dan Bendahara Zulfikri. | serambinews

No comments yet

Tinggalkan komentar Anda disini

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: