Skip to content

Tanya Jawab Seputar BOP-Berkeadilan UI

27 May, 2011

Teman-Teman, hasil BOP-B-nya sudah keluar, ya? Bagaimana hasilnya? Semoga tidak ada masalah, ya. Saya mau sharing sedikit tentang pengalaman para maba 2010 tahun lalu, saat itu saya kadep kesma BEM UI 2010-nya.

Mungkin beberapa pembahasan di bawah ada yang sesuai dengan pertanyaan Teman-Teman saat ini.

Q: Hasil BOP-B saya, kok, tetap penuh, Kak? Kenapa?

A: Ada beberapa kemungkinan, dan ini harus SEGERA DICEK:

  1. Berkasmu tidak sampai ke panitia sehingga tidak terproses. Salah siapa? Bukan salah siapa2, mungkin ini korban human error, baik kesalahan itu ada di kamu, di Pak Pos, maupun di panitia penerima di UI. Tapi bagaimanapun, ini namanya nasib, dan nggak usah meratapi nasib lagi sekarang. Lebih baik, segera pilih opsi “mengajukan pertanyaan” (ini HARUS WAJIB diklik. Waktu kliknya juga tidak lama, jadi segerakan) dan hubungi kesma BEM 2011-nya. Kalau kamu sudah di Jakarta, bertemu lebih baik. Tujuannya cuma satu: mengomunikasikan masalah ini dengan lebih clear. Bawa berkas2 baru. Hah? Saya harus siapin berkas dari awal lagi, Kak? Yeah, at least yang diminta oleh panitianya (makanya, kalau bisa ketemu dulu di PPMT), tahun lalu, sih, hanya beberapa halaman saja dari keseluruhan formulir BOP-B yang diutamakan untuk segera diisi, sisanya menyusul. Jangan menyerah, ya. Ini namanya perjuangan.🙂
  2. Berkasmu tidak lengkap, atau salah entry, sehingga yang dientry tidak sesuai dengan keadaan sebenarnya. Nah, yang tidak lengkap, itu kelalaianmu, sementara yang salah entry, itu kelalaian panitia. Human error lagi, dan sekali lagi tidak perlu menyalahkan siapa-siapa, yang perlu kamu lakukan sama seperti di atas: segera pilih opsi “mengajukan pertanyaan” (ini HARUS WAJIB diklik. Waktu kliknya juga tidak lama, jadi segerakan) dan hubungi kesma BEM 2011-nya. Coba cari tahu, salah di mana? Karena tahun lalu, ada seorang anak dengan penghasilan orang tua di bawah 500 ribu mendapat BOP-B penuh. Mustahil, bukan? Setelah dicek, ternyata salah ketik penghasilan. Sudah, sudah, tak perlu diributkan soal kesalahan yang sudah lewat, sekarang segera komunikasikan saja masalahmu ini.
  3. Penghasilan orang tuamu memang tinggi, sehingga hasil kalkulasi BOP-B-nya jadi penuh. Untuk ini, coba kamu renungi dulu, benar atau tidak? Kalau benar, berbesar hatilah, karena BOP-B bukan keringanan (wajib meringankan biaya), melainkan penentuan besaran biaya sesuai dengan keadaan ekonomi pengajunya. Kalau keadaan ekonomi pengajunya sangat amat baik bahkan melimpah, wajar jika hasil besaran BOP-nya juga tinggi. Begitu. Tapi kalau kamu merasa tidak seperti itu, mungkin ada ketidaksesuaian besaran gaji orang tuamu dengan keadaan keuangan yang berputar nyata di keluargamu, misal karena ada yang sedang sakit dan menjalani pengobatan sehingga penghasilan yang ada tersedot ke sana, atau ada hal lain? Nah, kalo iya, lakukan lagi seperti yang di atas: segera pilih opsi “mengajukan pertanyaan” (ini HARUS WAJIB diklik. Waktu kliknya juga tidak lama, jadi segerakan) dan hubungi kesma BEM 2011-nya. Komunikasikan kendalamu.

Q: Hasil BOP-B saya di atas yang saya ajukan. Bagaimana, ini?

A: Dik, angka yang diajukan oleh kita kemarin memang sebagai bahan pertimbangan saja, sedangkan penentuan besarannya merupakan kompilasi pertimbangan dari keseluruhan isi berkas-berkasmu. Jadi, hasilnya memang bisa sama atau lebih tinggi dari yang kita ajukan.

Q: Kak, hasilnya benar-benar masih memberatkan saya. Saya harus bagaimana?

A: Tenang, ya, pilih opsi “mengajukan pertanyaan” (ini HARUS WAJIB diklik. Waktu kliknya juga tidak lama, jadi segerakan) dan hubungi kesma BEM 2011-nya. Komunikasikan kendalamu.

Q: Mengapa selain mengeklik “mengajukan pertanyaan” saya juga disarankan menghubungi kesma BEM 2011? Kesma itu apa?

A: Karena ini sudah masuk ranah ada masalah, dan kesma adalah tempat kamu curhat. Kesma merupakan akronim dari Kesejahteraan Mahasiswa, sebuah bidang di BEM (ada di UI, ada juga di tiap-tiap fakultas) yang akan membantumu kalau ada kendala seperti ini. Ketika mereka tahu kamu memang benar2 punya masalah terkait besaran BOP yang dibebankan, mereka akan memperjuangkanmu sampai akhir. Tapi kalau mereka tidak tahu, bagaimana mereka mau memperjuangkanmu? Karena itu, komunikasi itu penting. Tapi memenuhi prosedur yang berlaku, dalam hal ini mengeklik “mengajukan pertanyaan”, juga tak kalah penting. Ini WAJIB dan HARUS dilakukan, dan jangan melebihi waktunya. Karena itu, coba kamu koordinasi dengan teman2 sesama calon mahasiswa baru UI S1 reg 2011 via jalur SNMPTN undangan, tanyakan ada yang punya kendala atau tidak, sarankan untuk segera mengeklik dan menghubungi kesma BEM 2011, jangan sampai ada yang terlambat klik karena tidak tahu atau tidak sadar.

Oh, ya, kalau setelah mengeklik opsi “mengajukan pertanyaan” kamu belum juga menerima konfirmasi dari pihak UI dan kamu juga tidak mendapat perlakuan apa-apa dari pihak UI (seperti tidak ada yang terjadi setelah pengajuan ini), segera komunikasikan ke kesma BEM 2011 juga, ya. Khawatirnya terjadi sesuatu yang error lagi, jadi minta bantuan kesma BEM 2011 untuk memastikan bahwa permohonan keringananmu sudah diterima dan akan diproses, ya.

Q: Kak, saya bingung dengan yang dimaksud bukti baru itu apa?

A: Bukti baru artinya bukti yang belum pernah kamu ajukan sebelumnya. Misal, ternyata keluargamu ada yang sakit, sampaikanlah sekarang bukti rumah sakitnya.

Q: Kak, saya sudah mengajukan semua bukti berkas di awal, apalagi yang harus saya ajukan? Saya sudah tidak punya bukti baru lagi, tapi saya benar-benar tidak sanggup dengan besaran biaya yang ditetapkan ini. Bagaimana, Kak?

A: Sejatinya, opsi “mengajukan pertanyaan” adalah sarana bagi kamu untuk mengomunikasikan kendalamu. Kalau kendalamu ada di keluarga yang sakit tadi, dan kamu merasa sudah pernah mengirimkan bukti rumah sakitnya sebelumnya saat pengajuan dulu, tak apa, ajukan saja lagi. Intinya, ketika kamu mengeklik pilihan “mengajukan pertanyaan”:

  1. Tulis dan ceritakan keadaan ekonomimu (lagi) dengan sejelas-jelas dan sedetil-detilnya. Ceritakan mana yang membuatmu merasa berat.
  2. Sertakan bukti yang mendukung nomor (1) di atas, bukti yang menunjukkan bahwa kamu memang2 berat menerima besaran yang ditetapkan karena keadaan “ini” — lampirkan bukti “ini”-nya tersebut.
  3. Sekali lagi, komunikasikan juga ke kesma BEM 2011. Kalau kamu dari daerah, bisa juga komunikasikan ke paguyuban daerahmu, biasanya mereka akan membantu menyampaikan masalahmu ke kesma.

Q: Kak, tapi, kan, batas akhir pembayarannya bagaimana? Kalau saya melebihi itu, nanti saya dianggap mengundurkan diri, Kak? Padahal saya tidak mau mengundurkan diri.

A: DEADLINE PEMBAYARAN YANG TERTERA DI AKUN TIDAK BERLAKU BAGI KAMU YANG MENGAJUKAN OPSI “MENGAJUKAN PERTANYAAN”. Jadi tenang saja, ya, tidak perlu memaksa meminjam uang rentenir hanya demi memenuhi pembayaran tepat waktu, lalu kamu terlilit masalah serius lagi sesudahnya. Karena UANG YANG SUDAH DIBAYARKAN TIDAK DAPAT DIKEMBALIKAN, semiris apapun cara kamu mencari uang talangan itu sebelumnya (meminjam, menjual tanah, berhutang pada rentenir, dsb). Karena logikanya begini, kalau itu memang berat bagi kamu dan benar-benar berat bagi kamu, kenapa kamu bisa membayarnya? Jadi, jangan paksakan diri untuk membayarnya kalau memang masih memberatkan, komunikasikan saja ke kesma BEM 2011. Perjuangkan sekarang.

Q: Yah, kalau sudah terlanjur bayar, gimana?

A: Sayang sekali, kalau sudah terlanjur bayar, sekalipun sebenarnya masih berat, cuma 2 hal yang bisa kamu lakukan: berburu beasiswa setelah ini, dan menanti masa update BOP-B. (setelah semester 3).

INGAT, YA, YANG PENTING KOMUNIKASIKAN KENDALAMU DENGAN SEJELAS-JELASNYA DAN JANGAN SAMPAI TERLAMBAT MENGEKLIK OPSI “MENGAJUKAN PERTANYAAN”. HUBUNGI KESMA BEM (UI MAUPUN FAKULTAS) 2011 DAN PASTIKAN MEREKA TAHU MASALAHMU APA. IN SYA ALLAH MEREKA SIAP MEMBANTU MENDAMPINGIMU.

Semangat, Pejuang! Jangan malas memproses, jangan lelah memproses, jangan menyerah apalagi memutuskan nggak jadi ngambil UI karena biayanya ketinggian.

Selanjutnya, kalau sudah dikomunikasikan, terima hasil bandingnya, ya. Pasti itu yang paling pas. Kalau ada gap (rasanya masih belum pas), mungkin ini soal persepsimu saja. Beasiswa juga banyak dan melimpah, lho, di UI.🙂

Tulisan ini telah dipublikasi oleh Teuku Yuza Mulia dengan judul “Jika Hasil BOP-Berkeadilan yang Saya Ajukan Tidak Seperti yang Saya Harapkan” pada halaman dokumen “Selamat datang di SAMAN UI

No comments yet

Tinggalkan komentar Anda disini

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: