Skip to content

Promosi ke Dunia Lewat Festival Folklore

26 July, 2011
AIFF 2011

Sumber foto : Abdul Munar/ACEHKITA.COM

Kegiatan Aceh Internasional Folkflore Festival (AIFF) di Aceh merupakan promosi budaya ke dunia luar bahwa Indonesia memiliki banyak kultur, kata Presiden Culture of International Organization of Folk Art (CIOFF) Indonesia Said Rahmat.

“Hadirnya peserta festival tarian Internasional di Indonesia agar kita bisa berbagi dalam berbagai hal mulai budaya, baju dan aneka keindahan lain,” katanya dalam pembukaan AIFF di Taman Ratu Safiatuddin Banda Aceh, Sabtu malam.

Dijelaskannya, momentum festival ini dijadikan sebagai ajang tukar ilmu tentang budaya yang dimiliki oleh setiap bangsa di dunia.

Untuk itu, sebut Rahmat, kehadiran mereka (negara asing) di Aceh harus disambut dengan ramah-tamah.

“Dengan sikap ramah, Indonsia akan lebih dikenal lagi di mancanegara,” sebutnya.

Said menambahkan, proses untuk mendapatkan Indonesia sangat susah karena banyak negara memintanya, namun karena saat festival sebelumnya dilaksanakan di Turkey Indonesia berhasil mendapatkan juara tiga.

“Modal itu kita meminta ke pusat CIOFF untuk melaksanakan kegiatan ini di Indonesia,” Jelas Said Rahmat.

Sementara itu, Wakil Gubernur Aceh Muhammad Nazar mengemukakan bahwa festival tarian internasional ini memiliki nilai yang sangat luar biasa dan harus saling menghargai budaya karena dengan budaya ini Aceh bisa dikenal oleh mancanegara.

“Walaupun peradabannya beda, namun kita tetap mengharagai budaya milik negara lain,” kata dia.

Pada bagian lain, Nazar menambahkan peran kebudayaan juga sangat penting dengan kondisi politik di Aceh yang sedang memanas.

“Dengan adanya event ini kita bisa memberikan kesejukan dalam pilkada ke depan,” tambahnya.

Pada bagian lain, Sekretaris Panitia Pelaksana AIFF M Adli Abdullah mengatakan kegiatan ini dilaksanakan di Aceh karena berhasil melakukan lobi ke pihak CIOFF pusat. “Alhamdulillah kita berhasil melaksanakan kegiatan ini di Aceh,” katanya.

Dia menambahkan, festival tarian intenational ini pertama dilaksanakan di Indonesia. “Mudah-mudahan, festival ini menjadi ajang silaturahmi dengan masyarakat intenational,” papar Adli. | kompas

No comments yet

Tinggalkan komentar Anda disini

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: