Skip to content

Medical Physics Center Akan Dibangun Di UI

28 July, 2011
ilustrasi

Ilustrasi/blogs.physicstoday.org

Pemerintah akan membangun Medical Physics Center berbasis teknologi peralatan kesehatan nuklir di kampus Universitas Indonesia. Rencananya proyek tersebut akan dimulai pada 2012 dan diperkirakan selesai 2015.

Kepala Badan Tenaga Atom Nasional (Batan) Hudi Hastowo mengatakan pembangunan Medical Physics Center (MPC) tersebut akan dilakukan bersama oleh Universitas Indonesia di bawah Ditjen Pendidikan Tinggi Kemendiknas, Batan, Kementerian Ristek, Badan Pengawas Tenaga Nuklir Nasional (Bapeten) dan Kementerian Kesehatan.

“Penggunaan teknologi nuklir dalam bidang kesehatan cukup penting. Selain bisa membuat biaya kesehatan menjadi lebih murah, masa terapi yang dilalui pasien juga bisa lebih singkat,” ujar Hudi hari ini saat menerima kunjungan Deputi Dirjen Badan Energi Atom (IAEA) Bidang Sains dan Aplikasi Iptek Nuklir Daud Mohammad.

Menurut Hudi, untuk membangun MPC tersebut dibutuhkan tenaga yang pakar di bidangnya guna mengoperasikan peralatan kesehatan.

“Kami sangat mendukung kehadiran MPC tersebut. IAEA akan membantu,” ujar Daud yang sengaja datang ke Indonesia untuk melihat dari dekat perkembangan pemanfaatan nuklir di berbagai bidang.

Hudi menambahkan selama ini cukup banyak penyakit yang bisa diketahui lebih awal (deteksi dini) melalui penggunaan nuklit. Misalnya deteksi kanker dan penyakit jantung.  Pengadaan MPC ini, katanya, nantinya bersamaan dengan rencana pembangunan rumah sakit pendidikan oleh UI. | bisnis

No comments yet

Tinggalkan komentar Anda disini

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: