Skip to content

Ratusan Bahasa Daerah Terancam Punah

11 September, 2011

Ratusan bahasa daerah di nusantara terancam punah karena sudah semakin jarang digunakan. Perlu ada upaya penyelamatan jika kekayaan budaya bangsa itu ingin dipertahankan.

Hal itu dikemukakan Ketua Asosiasi Tradisi Lisan Pudentia MPSS di sela-sela lokakarya internasional “Celebrating Diversity” yang digelar di Kendari, Sulawesi Tenggara, Kamis (8/9/2011).

“Banyak bahasa daerah yang terancam punah jika tidak segera dilakukan upaya penyelamatan dengan berbagai cara, salah satunya pendokumentasian,” katanya.

Ia mengatakan, Indonesia memiliki lebih kurang 700 bahasa daerah yang tersebar dari Sabang sampai Merauke. Namun, dari jumlah itu, hanya sembilan yang memiliki sistem aksara, yakni Aceh, Batak, Lampung, Melayu, Jawa, Bali, Bugis, Sunda, dan Sasak.“Sisanya hanya diturunkan melalui tradisi lisan. Inilah yang perlu dikaji lebih jauh dan didokumentasikan agar tidak hilang,” katanya.

Saat ini, Asosiasi Tradisi Lisan sedang melakukan program kajian langka untuk mencetak ahli-ahli dalam rangka penelitian dan penyelamatan bahasa-bahasa daerah itu. Mereka terdiri dari berbagai disiplin ilmu, di antaranya antropologi, linguis, sastra, dan arkeologi. “Kami targetkan dalam waktu lima tahun kita sudah bisa mencetak lebih dari 200 ahli,” kata Pudentia. | Tribun Medan


No comments yet

Tinggalkan komentar Anda disini

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: