Skip to content

Dua Cendikia Indonesia Dapat Penghargaan di Inggris

26 April, 2012
Highly Commended Paper 2012 Winner

Dua cendekia Indonesia mendapat penghargaan ‘Highly Commended Paper 2012 Winner’ dari Emerald Literati Network Excellence Awards 2012, Rabu (25/4). Keduanya adalah Mirta Amalia dan supervisornya Yanuar Nugroho dari Universitas Manchester.

Keduanya bersama-sama menulis paper berjudul An innovation perspective of knowledge management in a multinational subsidiary yang dimuat di Journal of Knowledge Management (Amalia & Nugroho, 2011).

Mirta adalah mahasiswi PhD yang dibimbing Yanuar sejak menempuh master di universitas yang sama. Saat ini keduanya berbasis di Pusat Kajian Inovasi (Manchester Institute of Innovation Research) di Manchester Business School, University of Manchester, Inggris.

Paper tersebut ditulis berdasarkan penelitian Mirta yang dilakukan dalam thesis masternya pada 2009 yang dibimbing Yanuar. Thesis itu mendapatkan penghargaan distinction (atau cum laude) dan menjadikan Mirta sebagai lulusan master terbaik di jurusan Management of Information System di Universitas Manchester pada 2009.

Emerald Literati Awards for Excellence adalah penghargaan tahunan bergengsi yang diberikan Emerald atas karya-karya akademik para cendekia yang terbit di jurnal-jurnal kelas dunia yang diterbitkan Emerald.

Saat ini, ada lebih dari 200 jurnal internasional yang diterbitkan Emerald. Journal of Knowledge Management adalah satu dari yang paling bergengsi. Dalam studi manajemen pengetahuan, Journal of Knowledge Management termasuk dalam kategori kelas satu (tier one/tertinggi) di bidangnya.

Mirta Amalia adalah seorang Sarjana Ilmu Komputer alumnus Fasilkom UI (2000-2004) yang pernah bekerja di sektor swasta sebelum meneruskan kuliahnya di Manchester. Saat ini Mirta sedang menempuh tahun kedua dalam PhDnya dan diharapkan menyelesaikannya pada tahun ke empat.

Sementara Yanuar Nugroho adalah Sarjana Teknik Industri alumnus ITB (1990-1994), master di bidang Teknik Informatika alumni UMIST (2000-2001) dan lama menjadi aktivis LSM di Indonesia sebelum meneruskan karirnya sebagai akademisi dan peneliti di Manchester hingga sekarang.

Yanuar Nugroho adalah pemegang Hallsworth Fellowship yang bergengsi dalam bidang Political Economy of Innovation and Social Change.

Dia adalah Hallsworth fellow pertama dari Asia sejak 1944. Dia juga memperoleh penghargaan sebagai akademisi terbaik di MBS Universitas Manchester pada tahun 2009/10. Penghargaan ini makin memperkukuh pencapaian cendekia Indonesia di ranah internasional.  | metrotvnews

No comments yet

Tinggalkan komentar Anda disini

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: