Iman Terpilih Sebagai Mapres Utama UI 2012
Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Indonesia (UI) Muhammad Iman Usman terpilih menjadi Mahasiswa Berprestasi (Mapres) Utama UI 2012. Dia terpilih dengan nilai 99,46.
Tempat kedua diduduki oleh mahasiswa Fakultas Teknik (FT) dengan nilai 87,59 dan mahasiswa Fakultas Kedokteran (FK) dengan skor 84,23 di posisi ketiga. Iman akan menjadi perwakilan UI dalam seleksi mahasiswa berprestasi se-Indonesia pada Juni 2012. Demikian seperti dikutip dari siaran pers yang diterima Okezone, Sabtu (12/5/2012).
Para finalis Mapres UI adalah 12 mapres program Sarjana dari seluruh fakultas di lingkungan UI yang sebelumnya telah lolos seleksi tingkat Fakultas. Ke-12 finalis Mapres UI 2012 adalah Aldo Ferly (FK), Dinda Laras Chitadianti (FKG), Abdul Karim (FMIPA), Alfan Preseka (FT), Irma Gusmayanti (FH), Muhammad Fadel Noorsal (FE), Rahardhyani Primarista (FIB), Bani Bacan Hacantya (F.Psi), Muhammad Iman Usman (FISIP), Lailatul Mauliyah Zubaidah (FKM), Alfira Fitrananda (Fasilkom), dan Rona Cahyantari Merduaty (FIK). Para finalis tersebut akan diprioritaskan sebagai delegasi UI di tingkat nasional maupun internasional. Read more…
Pengajar UI Raih Rekor Muri Lulus Doktor Tercepat
Muhammad Hafizurrachman Syarief, mahasiswa program S3 Ilmu Kedokteran, Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta meraih rekor dari Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai lulusan doktor tercepat.
Pria yang lahir di Jakarta, 15 April 1959 lalu ini berhasil menggondol predikat doktor di UGM dalam kurun 1 tahun 7 bulan. Waktu yang sangat singkat untuk menempuh program ini. Meski bisa menempuh program doktor tercepat, Hafizurahman juga berhasil meraih predikat cumlaude dengan Indeks Prestasi Komulatif (IPK) 3,76.
Staf pengajar pada Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (UI) ini menerima penghargaan MURI di Auditorium Fakultas Kedokteran UGM. Wisuda program doktor sendiri dilakukan di Graha Sabha Pramana UGM, Rabu (26/4). “Ini buah dari kerja keras saya,” terangnya kepada wartawan usai wisuda program doktornya.
Menurutnya, dirinya tidak jauh berbeda dengan mahasiswa lainnya. Hanya saja kala itu sebelum dimulainya perkuliahan pada semester pertama ia mengambil program course yang ditawarkan FK UGM. Read more…
Dua Cendikia Indonesia Dapat Penghargaan di Inggris
Dua cendekia Indonesia mendapat penghargaan ‘Highly Commended Paper 2012 Winner’ dari Emerald Literati Network Excellence Awards 2012, Rabu (25/4). Keduanya adalah Mirta Amalia dan supervisornya Yanuar Nugroho dari Universitas Manchester.
Keduanya bersama-sama menulis paper berjudul An innovation perspective of knowledge management in a multinational subsidiary yang dimuat di Journal of Knowledge Management (Amalia & Nugroho, 2011).
Mirta adalah mahasiswi PhD yang dibimbing Yanuar sejak menempuh master di universitas yang sama. Saat ini keduanya berbasis di Pusat Kajian Inovasi (Manchester Institute of Innovation Research) di Manchester Business School, University of Manchester, Inggris.
Paper tersebut ditulis berdasarkan penelitian Mirta yang dilakukan dalam thesis masternya pada 2009 yang dibimbing Yanuar. Thesis itu mendapatkan penghargaan distinction (atau cum laude) dan menjadikan Mirta sebagai lulusan master terbaik di jurusan Management of Information System di Universitas Manchester pada 2009. Read more…
Tim Indonesia Meraih 11 Penghargaan di Belanda
Tim Indonesia berhasil meraih 11 penghargaan berupa medali emas, perak, perunggu serta penghargaan khusus dalam lomba presentasi karya ilmiah The International Conference Of Young Scientists (ICYS) Ke-19 yang berlangsung di Nijmegen, Belanda.
Tim Indonesia terdiri dari 12 siswa SMP dan SMA dibawah pimpinan tim dari Surya Institute, diantaranya Direktur Eksekutif Surya Institute, Ir. Srisetiowati Seiful, Monika Raharti, Msi, Syailendra Agung Satria Parulian Harahap dan Janto Vincent Sulung Budi. Demikian keterangan KBRI Denhaag yang diterima ANTARA London.
ICYS ke-19 diikuti 22 negara dari kawasan Asia, Eropa, Timur Tengah dan Amerika Latin yaitu Belarusia, Brazil, Cina Kroasia, Ceko, Georgia, Jerman, Hongaria Indonesia, Iran, Korea Selatan, Lithuania, Malaysia, Belanda, Polandia, Rumania, Rusia, Serbia, Taiwan, Thailand, Turki, dan Ukraina. Read more…
Beasiswa S-2 Tourism & Leisure dari Italia
Bermimpi melanjutkan kuliah pariwisata ke Italia? Kini waktunya mewujudkan mimpi karena MIB School of Management of Trieste, Italia, menawarkan beasiswa S-2 Tourism & Leisure untuk Anda.
Beasiswa edisi ke-12 (Oktober 2012-Oktober 2013) dari MIB School ini digunakan untuk biaya pendidikan. Beasiswa yang diberikan mencakup hingga 70 persen dari biaya pendidikan penuh atau sekitar 18.000 euro. Besarnya beasiswa akan dipertimbangkan sesuai dengan biaya pendidikan secara keseluruhan.
Apa saja persyaratannya? Lulusan sarjana S-1, fasih berbahasa Inggris dengan memiliki sertifikat TOEFL atau IELST atau PTE, dan memiliki pengalaman bekerja. MIB School of Management hanya akan memberikan beasiswa untuk para kandidat terbaik yang terpilih berdasarkan kualifikasi pendidikan, keterampilan, pengetahuan luas, dan motivasi yang diperlihatkan selama tes wawancara. Read more…
Beasiswa Rp 1,5 Milyar untuk Atlet Terbaik Yunior dan Remaja
Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI) didukung oleh Bank Mandiri menyediakan beasiswa sebesar Rp 1,5 milyar bagi atlet terbaik yunior dan remaja. Program beasiswa ini diperlukan dalam rangka regenerasi atlet, terutama bagi para atlet yang kurang mampu.
Di sisi lain, masalah ongkos sekolah kerap menjadi kendala bagi para atlet, hingga mereka harus meninggalkan bangku sekolah. Hal ini juga dapat berpengaruh pada prestasi olahraga mereka.
Senior Vice President-Corporate Secretary Bank Mandiri Sukoriyanto Saputri, di Stadion Madya, Senayan, Jakarta, Rabu (11/4), menyatakan, beasiswa ini merupakan bagian dari Corporate Social Responsibility (CSR) yang diberikan bagi mereka yang kurang mampu, tetapi mempunyai sumbangsih yang besar bagi bangsa dan negara. “Kami sangat peduli pada pendidikan para atlet karena mereka berjuang membela nama bangsa dan negara,” jelasnya. Read more…
Kemdikbud Anggarkan 600 Miliar untuk UN
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhammad Nuh mengatakan anggaran yang disiapkan untuk pelaksanaan ujian nasional (UN) sekitar Rp600 miliar.
“Anggaran yang kami siapkan untuk proses ujian nasional ini sekitar Rp600 miliar dan anggaran itu untuk semua komponen UN,” ujarnya di Makassar, Sabtu.
Ia mengatakan, anggaran sebesar itu bukan hanya untuk kertas ujian dan jawaban, tetapi juga untuk mencetak soal, biaya pengawas, koreksi, dan lainnya.
Anggaran itu untuk membiayai puluhan juta anak sekolah yang akan melaksanakan proses UN dan anak didik dari SD, SMP, hingga SMA dan sederajat. Read more…







